jump to navigation

C. Stoner = Not Crasher Stoner Again, But Champione Stoner Juli 28, 2007

Posted by ilham in Balap, Biker, Sportbike.
trackback

stoner27.jpgBy Girifumi

Casey Stoner memecahkan sejumlah rekor, anggapan orang akan pole sitter musim 2007 ini tidak akan menjadi juara seri sukses dipatahkan. Kemudian dia menyamai rekor Luca Cadalora yang menjadi juara dunia non Amerika di sirkuit Benua Merah tersebut. Kalo gw jujur, senang banget. Wakakakakakaak…. Gak ada power of cowboy…

Stoner dengan absolute menghancurkan keinginan Hayden mencetak hattrick di negerinya sendiri. Maupun hattrick podium ketiga.

Bersama dengan rekan senegaranya, Chris Vermuelen dari kubu Suzuki dan Marco Melandri dengan tim Honda Gresini melengkapi deretan topi merah di podium tanpa direcoki topi biru (Michelin)satupun. Melandri tampil mempesona kali ini, pembalap yang sempat mampir ke Indonesia pasca GP China silam ini sempat jatuh sewaktu kualifikasi. Sebuah semangat dan mental pembalaplah yang mampu membuatnya berada di peringkat ketiga, memang bukan menahan laju Rossi.

Ini mengindikasikan pihak Gresini Honda tidak memutuskan hal yang salah bekerjasama dengan pihak Bridgestone mengikuti jejak pabrikan Ducati dan Suzuki. Awalnya banyak yang memprediksi tim Gresini bakal semakin tenggelam dengan keputusan bodoh, kenyataannya malah sebaliknya. Terlalu fokusnya Michelin pada dua pabrikan Jepang tersebut membuat iri tim lainnya. Begitu pula para pembalap tunggal yang dipasok mesin oleh Honda dan karet bundar Michelin begitu terpuruk. Kesenioran Carlos Checa, semangat Bushido Shinya Nakano, dan aura seorang mantan juara dunia Kenny Roberts, Jr seakan tertiup angin. Sebelum cidera berkepanjangan Toni Elias sempat mempersembahkan podium kedua bagi timnya. Setelah itu, masalah yang dihadapi tak jauh dengan Honda pabrikan.

stoner27b.jpgAwal start yang tidak begitu bagus karena ada insiden yang ironisnya dibuat oleh dua pembalap asal Amerika sendiri, John Hopkins dan juara dua kali seri Laguna Seca, Nicky Hayden. Ini menyebabkan Hopkins terjerambab, dan Hayden harus out di tengah lomba. Tampak di layar televisi Hayden menuding tuas remnya yang bermasalah.

Saudara kandung The Kentucky Kid, Roger Lee Hayden sukses meraih 6 poin bersama tim Kawasaki. Partner Rossi, Colin Edwards yang memiliki grafis unik ini malah terlempar dari 10 besar, tepat di bawah adik Nicky. Ada yang menarik pada Colin Edwards, sedari pertama dia tampil tak pernah dalam waktu lebih dari satu musim mengenakan racing suit yang sama. Mulai dari tim Aprilia, Telefonica Movistar Honda, Gauloises Yamaha, Camel Yamaha, dan kini Fiat Yamaha. Bisa jadi rekor unik Edwards ini akan bertambah panjang, besar kemungkinan manajemen Yamaha membutuhkan darah muda sebagai pendamping Rossi. Kurtis Roberts menggantikan sang kakak di team Roberts pun gagal finish pada balapan kali ini.

Jangan membandingkan konsistensi Stoner dengan pembalap Honda Repsol, Nicky Hayden yang juara dunia tahun lalu. Kentucky Kid ini tidak berbeda dengan rekan senegaranya Kenny Robert, Jr tidak full fight untuk meraih podium tertinggi. Cenderung mencari aman, sekadar mendapatkan nilai tinggi, syukur-syukur dapat podium.

Begitu pula jangan samakan dengan pembalap legendaris yang juga berasal dari Australia , Michael Doohan. Keduanya memiliki kesempatan untuk menunggangi monster di jamannya, namun kenyataannya berbeda. Mick Doohan kesulitan beradaptasi dengan NSR 500 yang didukung teknologi big bang sehingga menyebabkan kecelakaan parah di sirkuit Assen tahun 1992, awalnya banyak yang mengira karir Doohan akan berhenti disini. Sisi kosong ini diisi oleh Wayne Rainey yang juara dunia bersama Yamaha. Setahun kemudian kembali, pembalap asal Amerika yang menunggangi Suzuki, Kevin Schwantz. Barulah tahun 1994 Crocodile Aussie ini dapat menyesuaikan diri dengan tunggangannya. Mendominasi hingga tahun 1998. Icon Honda dan Doohan begitu kuatnya sehingga mendorong dibuatnya NSR series yang berlabel SP. Untunglah (?) dia mengalami kecelakaan yang serius menimpanya di seri ke 3 sewaktu GP Spanyol, membuat tampuk juara dunia jatuh pada rekan setimnya, Alex Criville.

Bagaimana dengan Stoner? Awal karir di Honda LCR, mesin Honda RC211V acap jatuh sehingga jurnalis menyebutnya sebagai Crasher Stoner, pelan namun pasti Stoner mampu menaklukan mesin ganas tersebut. Sebagai perbandingan, pembalap yang sempat fight dengannya namun naik kelas terlebih dahulu, Toni Elias berada di bawahnya. Kemudian ada lagi, pembalap yang dulunya spesialis wild card WSBK Jepang dan hebatnya, juara Makoto Tamada malah terlempar dari 10 besar. Padahal Tamada telah familiar dengan mesin Honda telah lama.

Yang fantastis, Stoner meraih podium tertingginya perdananya bersama Ducati di seri pertama. Tidak perlu menunggu banyak seri, diapun cukup dewasa akan arti poin dalam setiap seri. Tidak memaksakan Desmo-nya untuk melampaui batas yang dapat menyebabkannya tidak finish. Mirip dengan Rossi. Tak akan berhenti, jatuh akan berusaha meneruskan race, terkecuali mesinnya jebol.

Di awal karir Rossi, sering kali dia terjatuh baik di sesi latihan maupun kejuaraan. Banyak yang sama sekali tak mengira dia bakal menjadi runner up di akhir musim, selain masih terhitung rookie sejumlah pembalap senior, logikanya lebih menguasai motor dan sirkuit. Sekali lagi hobi jatuhnya ini tak berbeda dengan Rossi. Kehidupannyapun jauh dari keglamoran karena memang keduanya (Rossi dan Stoner) memang berangkat bukan dari keluarga berada. Di masa kecilnyapun sebagaimana pembalap Australia , lainnya Garry McCoy menekuni olahraga bermotor offroad. Rossippun sama dibimbing ayahnya, Graziano Rossi yang sempat merasakan kerasnya persaingan di MotoGP.

Kebanggaan tersendiri bagi Rossi untuk bertarung secara fair dengan pembalap muda yang lekat dengan angka start 27. Betapa bangganya Rossi melakukan wheelie sebagaimana halnya dilakukan tiga pembalap di depannya.

Bagaimana dengan peluang Rossi menjadi juara dunia? Gap poin memang bertambah panjang lagi. 44 poin!!! Semakin berat saja langkah Rossi untuk merebut juara dunia. Bila pembalap Honda pabrikan yang notabene mempergunakan ban yang sama dengannya saja bisa disalip, berarti kali ini Rossi membalik kondisi pada seri sebelumnya. Terburuk di antara pengguna Michelin kini menjadi best of the best. Memang dasarnya Rossi dan Pedrosanya yang hebat. Bila ada yang menuding Rossi kacangan, selalu menuding ban sebagai biang keladinya. well, ban dan mesin merupakan satu kesatuan dengan pembalap untuk balap. Bila memang penyebabnya ban apa harus menuding helmnya?gak lucu bro.

Masalah peluang masih ada, namun kecerdasan emosional Stoner dan terlalu sempurnanya mesin yang disponsori Marlboro ini bukan hal yang mustahil beberapa seri sebelum berakhir, Stoner sudah ditasbehkan sebagai juara dunia.

 

 

Iklan

Komentar»

1. Rizky - Juli 30, 2007

sejarah, podium pertama. i loke stoner!!

2. coroayu - Juli 30, 2007

no 2…jangan junk mesti komen…tapi blm baca…walah…lup stoner aja deh

3. Nah Lo - Juli 30, 2007

horeeeeee 3, podiuuummm

4. Fr34kz Kyo - Juli 30, 2007

wekekekke,
ce g demen banget ma stoner, makanya klo lagi nonton motogp g ma ce g gontok2an sapa yang menang. tapi keknya juara dunia motogp = stoner kemungkinan sudah diatas 80%
stoner tinggal podium sajah………. ck ck ck ck. bener2 from zero fo hero!!!!

5. Nah Lo - Juli 30, 2007

bukan podim aja, tapi kalo rossi kedua, dia cukup di podium tiga dan kalo pedrosa pertama, dia cukup di podium kedua, jadi gak perlu tarik urat utk lawan mereka. karena cukup di belakang mereka udah pasti stoner juara musim ini.

6. coroayu - Juli 30, 2007

#4 yg ce sapa?….gw suka stoner karna beranai head 2 head sama rossi all race…gak cm 1 2 x macam pedrosa, atau si pemain aman macam temen se timnya vermuelen (asli bukan pisang molen)
kayaknya tahun ini jatahnya stoner…walau persaingan dengan rossi gak trus ketutup shingga race tetep asyik ditonton….btw…doni tata kabarnya gimana ya?

7. Nah Lo - Juli 30, 2007

doni tata baru sampe testing 250cc aja di malaysia selama 3 hari. itu pun buat sparing nya lawan jagoan malay pake sport bike 600CC. kyk nya kalo buat sparing gak cocok. yah indonesia tambah kacau dah….

8. cxrink - Juli 30, 2007

hidup devisioso…..kapan ya dia naik ke GP..?

9. ngepit wae - Juli 30, 2007

ya mungkin tahn ini lg hokinya stoner, kemarin hayden. tapi tetep aja aktor utamanya Rossi

10. wyren - Juli 30, 2007

Moga2 Doni tata bisa maksimal dengan TZ250+GP kit nya alias udah nemuin setingan… Emang balapan di sepang tanggal berapa sih??

11. Kang Kombor - Juli 30, 2007

Selisih 44 poin memang masih mungkin dengan syarat Stoner nggak pernah naik podium lagi dan Rossi selalu juara. Nggak mungkin banget dehhh…. Stoner selalu dapat nomer 2 saja dan Rossi selalu juara, Stoner yang akan dapat juara dunia.

Memang sudah saatnya ada juara baru kali.

12. adine - Juli 30, 2007

stoner yah…?
hmm,,, ya.. ya..

13. novasonic - Juli 30, 2007

Benarkah gara2 Stoner sering menang, penjualan Ducati langsung meningkat secara tajam?

14. glbabi - Juli 30, 2007

@6. coroayu: wah rupanya sampeyan nggak nonton Motogp 2006 kali yak? Motogp 2006 yang berani head to head sama Rossi tuh cuma 2 rider, Pedrosa dan Melandri. Kalo tahun ini Pedrosa nggak keliatan duel ya karena tim Honda yang melempem.

Sisa seri masih banyak, dan kemungkinan masih terbuka untuk pemegang klasemen 2 dan 3. Bisa aja Stoner nggak finish, motor rusak atau mesin jatoh ya biar gimana masih ada faktor nasib2an juga.

15. wayne rayney - Juli 30, 2007

wah kesannya rayney juara gara2 doohan cedera ? salah besar. sebelum rayney pensiun, doohan gak bisa apa2.

16. Lewat doAng - Juli 30, 2007

Juara dunia motogp2007=casey stoner(diliat dari performanya musim ini dah hampir di pastiken dia ga mungkin finish jauh-jauh di belakang rossi,tapi waktu gp jerman kenapa stoner memble ya? apa jiwa petarungnya dateng kalo rossi mbalap doang?)
slamet-slamet buat stoner
keep fighting rossi…(moga bisa jadi jvara dunia motogp2008)
percaya deh taun ini buat stoner…
Sedih sii rossi harus kerja keras sepanjang musim buat runner up doang(soalnya walaupun nanti beda poin cuma 1 poin saja, tetap membedakan mana juara mana runner up)

17. Lewat doAng - Juli 30, 2007

@15 wayne rayne
ya gitu mas kalo jvara dunia,jarang head2head,contonya skarang ini,mumpung masi ada juara dunia aktif balap,para yovng gunner(pembalap) harusnya rebutan jadi juara dunia, jadi nanti kesan jvara dunia (dikasih)karena jago balapnya dah pensiun gak bakalan mengemuka(maksudnya ga diragukan dikemudian hari)
maap kalo sok tau
peace

18. Kebak Angkoro - Juli 31, 2007

musim 2007 Stoner layak jadi juara.Kans Rossi “agak” tipis. Stonner hanya perlu jaga ritme point aja.

19. wyren - Juli 31, 2007

Taun ini Stoner juara… Aminnnnnn…

Prediksi Tahun depan:
-Vermuelen
-Anthony West
-Nicky Hayden

Wekekeke… Aneh pisannnnn(ggggg)…..

20. Fr34kz Kyo - Juli 31, 2007

@6
ya ce g, masa ce orang laen.
ce g jadi demen nonton motogp akhir2 ini. gara2 dia kesel ma rossi yang juara terus. kek waktu rossi kpleset dia langsung teriak2 kesenengan… ck ck ck ck…. wekekekkekke

21. andromeda - Juli 31, 2007

wekz… stoner holik neeh disini….
*sambillirikbrotriatmonoygjugastonerholik….. kaaaaabbbuuuurrrr…..

22. Dede Alpine - Juli 31, 2007

Hidup—-C. Stoner—-dari pada Pedrosa, Hidup V. Rossi dari pada Nicky Hayden…..

23. Dede Alpine - Juli 31, 2007

Hidup Nsr Dede Alpine, dari pada……. naik angkutan umum…..He…. Wis Wiwwwww

24. andromeda - Juli 31, 2007

@22-23
wealah… strezz apa ya nich mas bro xixixixixi…
piss ah… kaaaaabbbuuuurrrr………….
btw kopdar di bogor katanya yah next, PIC bro dede alpine lagii yah… xixixixi….

25. Steven Wong - Juli 31, 2007

Seharusnya Doohan juara dunia 6 kali kalo gak celaka di Assen. Selisih poinnya udah sgnt jauh dari Rayney. Doohan 5 vs Rayney 3 dah jelas siapa yang lebih hebat hehehehe. Sijuki juga bisa bagus asal ridernya bisa mengembangkan kemampuan mtr. Pengen ada franco uncini dan kevin schwanz muda (ngimpi modeon)

26. Dede Alpine - Juli 31, 2007

24….

kepinginnya sie…. tapi mo lihat sikon dulu? biar lebih heboh dan MUANTAABBBB….

27. gal120 - Juli 31, 2007

Ada motoGP lagi masih lama ya.. 😦

28. andromeda - Juli 31, 2007

libur 3 pekan bukan klo ga salah denger info kmrin di tipi acara prom zero tu hero, bener gak yah…. xixixixi…..

@26
wokeh, lanjuuutttt mas bro……

29. girifumi - Juli 31, 2007

anak sekolah aja libur,masa pembalap gak?
gak juga…tiap tim punya PR agar performa makin membaik esp. Yamaha dan Honda.

30. AiGNeR - Juli 31, 2007

hemzz ,…

gini BRO, Yamaha & Michelin kurang bekerja keras, gimana kalo gwe usul kalo Yamaha kerja sama aja ama pabrikan iRC apa FDR aja, kalo ngak pake ban SWALLOW, cengkramannya kuat BRo … !!!

rezpect
– AiGNeR –

31. wayne rayney - Juli 31, 2007

@ bro lewat doang.

hehe kalo saya waktu jadi juara kan saat juara dunia dan pembalap hebat pada ngumpul: wayne gardner, eddie lawson, kevin schwantz, mick doohan, john kocinski, randy mamola . banyak kan hehehe beda ama doohan yg cuma bersaing ama pembalap dua tingkat dibawahnya.

32. mazdody - Juli 31, 2007

MENURUT GW,rossi ganti ducati aja biar tak terkalahkan gw yakin,kalo rossi pake ducati motogp jadi kayak tahun 2002-2003 atau era doohan tahun 94-98 motogp pasti mbosenin.
KESIMPULAN GW:Rossi dikalahkan YAMAHA.liat aja di beberapa trek yzr nya ROSSI disalip GP1 NYA Stoner.mungkin inilah the next crocodile aussie.
stoner hebat,ducati hebat,bridgestone juga hebat

33. elkosith - Agustus 1, 2007

Kita tunggu aja perkembangannya……………..
Semua prediksi bisa salah……………….
Semua analisa belum tentu akurat………………….
Semua pendapat cuma sekedar pendapat…………….
Kita tunggu aja perkembangannya……………..

Yang gak sabar pingin tau nanti gimana bisa tanya mama lore-, sms di 9288

34. glbabi - Agustus 1, 2007

jaman itu,
eddie lawson sudah tua
mick doohan masih kurang pengalaman
john kocinski anak kemarin sore kegedean nafsu
randy mamola manula
praktis Rainey cuma punya lawan Kevin Schwantz, motor bagus tapi tim jelek.

35. gtukmawur - Agustus 2, 2007

Kesempatan stoner jadi juara dunia sudah terbuka lebar, tinggal main aman saja. Tapi yg harus diwaspadai walaupun sudah setengah musim tapi yamaha dan honda sudah mulai berbenah, terutama nanti di brno, jika memang yamaha sudah berganti katup. denger2 honda memodif spring valve-nya, sehingga motor Pedrosa (dan hayden) diakui oleh stoner jadi lebih cepat.

36. GASS POL - Agustus 5, 2007

Gimana kalian aja Buat GuE Tetep the one and only 46 Rossi

37. bL@CK H0Le - Agustus 6, 2007

zamane wis bedo le,stoner tak dukung sampeyan le……….

38. arie - September 14, 2007

salut to stoner tp sayang ngandelin motor aja walaupun ilmu balapnya dah mumpuni. gmana para Insinyur Yamaha bisa bikin motor balap tidak? klo tidak serahkan ke Ibnu Sambodo aja………………….

39. ndog_bunder - September 14, 2007

horeeeeee 39!

40. micki - September 22, 2007

ayo… Rossi, buruan kejar poinnya. ha.. ha.. ha…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: