jump to navigation

Teknologi (Tinggi), Seberapa Penting Sih? Juli 31, 2007

Posted by ilham in Komentar Pilihan, Otomotif, Sharing.
trackback

By Girifumi

Setelah memasuki sejumlah blog, banyak bikers yang menginginkan adanya teknologi baru pada motor yang mereka rencanakan mereka beli, dan pada umumnya yang diinginkan adalah high technology alias hi-tech. Yang paling nyata adalah motor sport injeksi produksi masal pertama di Indonesia, V Ixion.

Kompensasi yang harus dibayar oleh mereka adalah harga yang mahal. Namun, berapa banyak orang yang mampu membayar lebih untuk itu? Selama ini AHM selalu dicerca selalu melakukan produksi dan pemasaran secara konservatif. Produksi selalu mengandalkan underbone yang berbasis C Series, mulai dari generasi C70 hingga Revo saat ini. Hanya berganti model, plus terselip motor murah 9,3 juta (Fit S). Namun, jangan salah penyumbang terbesar pemasukan mereka berasal dari sini, 56 %! Sisanya ditopang Supra X125 series, Vario, dan motor sport memberikan sumbangsih yang kecil.

Teknologi tidak selalu diasosiasikan dengan hi-tech, teknologi merupakan sesuatu yang baru yang mampu memberi lebih kepada user dibandingkan produk yang sejenis. Intinya sederhana dan mempermudah. Pada suatu kesempatan, pengarang buku best seller RE-Code Your Change DNA, Rhenald Kasali, Ph. D berujar, “kesederhanaan bukan berarti kebodohan, justru itu adalah puncak dari intelegensi manusia.”

Bila bro perhatikan tukang tambal ban truk beberapa tahun silam menghandalkan palu besar dan sejumlah pasak untuk membuka ban untuk menambal. Dibutuhkan tenaga yang luar biasa untuk membukanya. Di Lamongan, Jawa Timur malah ada ibu paruh baya melakukan aktifitas yang serupa. Tenaganya tak kalah dengan pria yang menekuni profesi yang sama. Bagaimana dengan sekarang? Alat konvensional tadi hampir bisa dipastikan tidak ada. Digantikan pembuka tambal ban yang amat praktis. Tidak membutuhkan computer, laptop, ataupun PDA. Hanya sejumlah plat yang dibentuk sebagai dudukan roda truk dan ditanam dengan kuat ke tanah, sedangkan untuk membukanya diperlukan hembusan udara dari kompresor peralatan yang cukup familiar bagi profesi tambal ban. Ini jelas menghemat tenaga, memang agak mahal bagi merekadi awal, namun sangat membantu efisiensi pekerjaan.

Malah di BPPT, lembaga riset milik pemerintah, teknologi tepat guna lebih ditekankan. Tidak perlu sesuatu yang rumit. Mereka hanya meriset sesuatu yang baru dan tak pernah terpikirkan sebelumnya. Soal kemudahan, sangat mudah. Justru inilah yang ditonjolkan untuk mendorong masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah untuk menirunya, membuatnya agar lebih produktif lagi. Harganyapun relative murah namun manfaatnya luar biasa. Beberapa periset nyaris tanpa imbalan, namun mereka memiliki kepuasan tersendiri bisa memberikan kontribusi bagi negerinya.

Kembali ke laptop, eh.. topik semula, dunia bikers…

Bagi pemilik Vario, salah satu fitur andalannya adalah stand side switch, fitur yang memungkinkan mesin tak akan hidup selama standar samping tidak diposisikan horizontal juga mesin akan otomatis mati bila standar dipergunakan. Fitur ini, kali pertama aku temui di salah satu varian Kanzen, K- Cross. Untuk lebih atraktif pada panel instrument terdapat lampu indicator . Sayangnya, produk ini tidak berlanjut. Kanzen memfokuskan diri pada pasar underbone.

Mungkin yang membuat Kanzen menjadi ternama adalah varian Kanzen Taurus Ultima, masih berbasiskan Kanzen Taurus, bebek 110 cc 4 tak dengan tangki di depan. Dengan tubuh yang lebih jenjang, bisa dibilang semi trail. Mampu melintasi jalanan macadam yang selama ini acap ditemui di Indonesia, tentu saja jangan disamakan dengan trail murni. Teknologi yang ditawarkan amat sederhana namun membantu sewaktu banjir. Di kala bebek lain mati terkena air banjir, Ultima membuktikan adalah bebek sejati yang mampu melintasi genangan air hingga setengah roda. Teknologi anti air, begitulah kira-kira yang disodorkan ke masyarakat. Para grasstracker banyak yang memuji kehandalan motor Kanzen sewaktu digelar One Make Race (OMR).

Teknologi sederhana bukan berarti tak bernilai. Tentu masih ingat di tahun 2000an, Astra Honda Motor (AHM) men-somasi sejumlah importir motor China karena menerapkan teknologi yang dianut motornya, dekompresi. Ini memungkinkan sewaktu menghidupkan motor bebek tidak terlalu berat. Banyak ibu dan ABG yang baru belajar motor merasakan kelebihan teknologi ini. Bandingkan dengan bebek merek lain tahun 1990an. Meski tak sekeras motor sport, lama-lama bisa kaki bengkak sebelah. Teknologi ini dimanfaatkan barudak Bandung pada motor antiknya yang berkapasitas besar, > 300 cc. Pada umumnya belum jamak electric starter ada pada motor klasik. Pernah jajal, jauh lebih berat ketimbang ngengkol Tiger dengan aki soak. Terasa bedanya begitu tuas dekompresi diputar, entheng pisan!

Kemudian, pabrikan skuter yang bermarkas di Lippo Cikarang, Kymco memperkenalkan akses foot step belakang dengan hanya menekan tombol kemudian footstep siap dipergunakan. Kymco pun merasa perlu mencantumkan fitur ini telah dipatenkan pada brosurnya. Jadi siapa saja yang mencoba menirunya untuk produk masal, bersiaplah dimeja hijaukan.

Yang paling nyata, adalah katup desmodromic. Katup yang masih mempergunakan system mekanik ini ditemukan puluhan tahun silam namun terasa benar kedahsyatannya hingga saat ini. Kuartet Jepang pun kewalahan akan kekuatan tunggal Eropa ini di MotoGP. Terlalu naïf bila berharap Amerika turun sirkuit, mereka sibuk dengan teknologi perang yang sama sekali tak tersentuh negara lain.
Kalau aku sih…ingin motor yang hemat bahan bakar dan menunjang mobilitasku. Sudah cukup sementara ini.

 

Komentar»

1. gal120 - Juli 31, 2007

Kok ngga ada yg komen, ngga kayak biasanya.. Namanya teknologi pasti ada gunanya, mungkin aja sekarang ngga terasa, tapi di masa depan bisa berguna.. Contoh teknologi injeksi yang mampu menekan emisi gas buang.. Tapi gw sendiri masih setia sama teknologi 2 tak, heheh..🙂

2. r-saw dogos - Juli 31, 2007

alo brow salam kenal semua
bener kt bro ilham, teknologi seharusnya memudahkan manusia si penggunanya, bukan malah dibikin repot krn kerumitannya, tepat guna gitoo….
seperti tknologi injeksi pd motor yg lagi anget2nya dibincangkan saat ini. seharusnya memiliki nilai plus2 yg jauh dibanding teknologi carburetor, tp sy pernah liat brosur motor xxxxx yg compare-in produknya yg injeksi & carb (dlm satu merk satu tipe), tp perbedaannya gak signifikan, malah yg pake sistem injeksi tenaganya kalah terpaut sdkt dgn yg carb, ga tahu apa salah ketik ato gmn, pdhl hrgnya jelas2 lbh mahal, sepertinya sih msh sebatas mengangkat image aja ya teknologi injeksi trsbt, tp sy yakin di kemudian harinya injeksi bakalan memberikan perbedaan yg signifikan (lebih ramah lingk, lebih irit, dan satu lagi tidak merepotkan penggunanya……)

3. purmana - Juli 31, 2007

Dulu Soichiro Honda pernah dimaki dan dilecehkan sebab menciptakan motor kapasitas 50cc dan berbodi plastik… Padahal saat itu di Eropa sedang demam motor besar >400cc dengan bodi full-metal,,,

Tapi kenyataan berkata lain, Motor “sederhana” Soichiro Honda-lah yang laku keras dan membuat banyak pabrikan motor Eropa “gulung tikar”

Jadi kesimpulannya, tak selamanya motor ‘bagus’ dan ‘canggih’ bisa lebih laku ketimbang ‘motor sederhana’.

4. Black - Juli 31, 2007

buat apa embel embel paling canggih, pake ini pake itu. tapi tokh hasil akhirnya masih bagusan motor dengan teknologi sederhana. bahkan lebih irit yang sederhana.

yang lain gak bisa ngikutin? ngikutin gombal? hehehe

gak perlu tuh teknologi macam2 kalo tokh bikin mubazir saja.

5. tripletri - Juli 31, 2007

kalo ga mau rumit itu namanya ga mau menerima atau belajar teknologi baru. teknologi diciptakan untuk mempermudah hidup.

6. cecep2007 - Juli 31, 2007

boleh2 aja meningkatkan teknologi canggih…..
tentunya lebih bermanfaat untuk masa depan…tapi…jangan lupakan basicnya yah…..kalo menguasai teknologi canggih tp gak ngerti basicnya …ntar ga bisa ngembangin ke yang lebih canggih lagi…..my opinion….

peace all

7. andromeda - Agustus 1, 2007

klo menurut gw semua maunya pilih n punya yang paling canggihlah… kayak klo mobil “KIT”(night rider), kayak motor “streethawk” macam gt lah, gw sendiri juga menginginkan kyk begitu tp apa daya itu hanya sebuah mimpi buat gw xixixixixi….

emang sich yang lebih canggih lebih laku daripada yang sederhana… klo gw perhatikan pasar di indonesia khususnya….

halah… ngalor ngidul iki ngemenge…..

8. re-wondo - Agustus 1, 2007

di indonesia kayaknya belum akan sampe edukasi teknologi canggih masyarakatnya untuk itu, lha apa yang ditawarkan dari teknologi canggih kalo yang sederhana aja ga lebih buruk. tujuan akhirnya sama juga tho. so…. buat apa keluar uang lebih untuk hasil sama yang di dapat.

9. Kebak Angkoro - Agustus 1, 2007

sorry bro, saya agak risih atas contoh2 terapan teknologi diatas, ku pikir sederhana banget, Kanzen dgn tangki depan, Kymco dengan Footstepnya. Lebih indah kalo describe-nya PGMFI , engine limiter dll.

10. girifumi - Agustus 1, 2007

@9
pan teknologi sederhana yang tepat guna bro…
lebih indah ya yg hi-tech gitu? sudah tahu fungsi resistor pada busi yang dipakai pada V Ixion?

11. ksatriasmarapura - Agustus 1, 2007

seng penting teknologinya tepat guna n murmer……

12. asikbae - Agustus 1, 2007

sebagai konsumen, gw setuju banget dengan ulasan bro giri, gak perlu njlimet sampai kita keteteran ngikutin suatu teknologi, karena tehnologi dibikin buat ngikutin maunya manusia kan? kl buat gw, namanya tehnologi (yg baik) itu tepat guna, klop ama kebutuhan, meskipun belum tentu canggih..!!

13. re-wondo - Agustus 1, 2007

kalo teknologi (gak seberapa tinggi) tapi harga tetep tinggi, yang besar profit margin-nya ya misal P*l**r vs M**a P**

14. AHM (Anti Honda motor) - Agustus 1, 2007

bro girifumi, ente orang AHM ya??
hehehe….😛

15. ucheman - Agustus 1, 2007

motor canggih sudah seharusnya diikuti dengan layanan purna jual yang baik juga..
jangan sampe ada troble di jalan trus susah cari tempat servisnya..
intinya kesiapan konsumen & produsen dalam menerima teknologi baru sangat berperan..

16. bill - Agustus 1, 2007

Betul itu, teknologi yang dibutuhkan adalah yang tepat guna, dan ini tidak selalu mesti mahal.

Saya sekarang jadi lebih tertarik pada produk Kanzen daripada bebek Jepang. Terlihat Kanzen berusaha untuk mencari solusi untuk permasalahan lokal (indonesia)

Sekarang ini, perusahaan internasional mulai untuk men-posisikan diri sebagai perusahaan global dengan cita-rasa lokal contohnya: UPS, HSBC. Mereka berusaha agar customer mereka di tiap negara merasa nyaman (berbudaya sama) dengan mereka, karena budaya yang internasional belum tentu cocok dengan kebudayaan lokal.

Untuk pabrikan motor Jepang, ada baiknya mereka lebih cermat untuk mencari tahu kebutuhan konsumen lokal (negara) mereka. Hal baik yang positif yang diperoleh adalah meningkatnya pembelian (karena kebutuhan customer dijawab) & meningkatnya loyalitas (karena perasaan budaya yang sama).

Untuk saat ini, pabrikan Jepang memang sudah menuju ke sana, namun masih dalam skala regional (ASEAN). Diharapkan ke-depannya dapat makin memperkecil cakupannya.

17. wyren - Agustus 1, 2007

Kalo gw sih penting untuk menjaga lingkungan… Apalagi premium… Timbalnya menciutkan otak anak2 lo (bener gak sih??) atau bikin idiot…

Sori OOT dari konteks motor… Kalo dihubung2in sama motor sih macem2 catalyc converter, injeksi gitulah..

18. wedulgembez - Agustus 1, 2007

@girifumi
Meski tak sekeras motor sport, lama-lama bisa kaki bengkak sebelah
======================================
wah nyinggung gw nih kayaknya….kekekek

*yah kanzen ultima taurus emang anti mati saat banjir, karena knalpot tinggi, tapi Businya tinggi gak?. kalo lebih rendah, kena banjir tetep aja bisa mbrebet and mati. kalo FU kan jelas di atas tuch Businya….kekekek

19. wedulgembez - Agustus 1, 2007

@girifumi

Meski tak sekeras motor sport, lama-lama bisa kaki bengkak sebelah
======================================
wah nyinggung gw nih kayaknya….kekekek

*yah kanzen ultima taurus emang anti mati saat banjir, karena knalpot tinggi, tapi Businya tinggi gak?. kalo lebih rendah, kena banjir tetep aja bisa mbrebet and mati. kalo FU kan jelas di atas tuch Businya….kekekek

20. wedulgembez - Agustus 1, 2007

@Wyren

berarti yang pake premium jadi biker berotak ciut ya….kekekek

21. AHM (Anti Honda motor) - Agustus 1, 2007

bro girifumi, ente orang AHM ya??
hehehe….😛

22. girifumi - Agustus 1, 2007

@19
selain knalpot tinggi,chop busi juga didesain untuk tahan air.

@21
gw sengaja kasih contoh banyak merek biar keliatan gak berpihak..
sok atuh tingali…

23. AHM (Anti Honda motor) - Agustus 1, 2007

oh orang sunda nya? kirain orang AHM…

24. Nah Lo - Agustus 1, 2007

di teke wae, eta batur meni baong, nami na oge meni geuleuh…

25. speedHolic - Agustus 1, 2007

Sebenernya gw dan kebanyakan bikers lain(terutama biker muda), cuman pengen motor dengan performa lebih baik. Motor dengan desain gagah, tenaga ok, akselerasi ganas, handling ok, trus konsumsi bahan bakar yang efisien. baik itu sport ato bebek.

Nah, untuk mewujudkan motor seperti diatas, dibutuhkan teknologi. seperti katup DOHC, injeksi, aplikasi cakram dpn-blk, rangka yg stabil(deltabox), suspensi monosok, power to weight ratio yg bagus, dsb.

Jadi gak hanya mengandalkan motor dengan teknologi yang itu2 aja (jadul) dan cuman ganti casing (body) doank. konsumen sekarang udah mulai jenuh dengan motor2 dgn teknologi udah kuno. dalam artian udah tidak pantas lagi di produksi di zaman skr ( udah 2007 gitu lo….) masak betah main teknologi teknologi taon 80 an…. dah basi…

Kapan indo mo maju…. lihat aja teknologi motor negara tetangga seperti malaysia dan thailand. motor kita jauh ketinggalan. ambil contoh CBR150 yg diproduksi di thailand. dgn harga di thailand 20jutaan, biker disana udah bisa nikmatin motor dgn teknologi maju. klo di sini paling cuman dapat Tigi SW, padahal generasi GL200 ini udah gak di produksi lagi dinegara lain, cuman ada di indo. di brazil aja nih motor udah stop produksi tahun 90an, lah sama brazil aja(yg sama2 negara berkembang) kita kalah. 😛

Setidaknya produsen motor di indo berani melakukan inovasi kedepan. biar kiblat motor di Asia tenggara gak lagi di thailand. klo industri di tanah air udah bisa export gede2an spt thailand berarti industri tanah air berkembang, investasi mengucur, lahan pekerjaan bertambah, pengangguran berkurang, rakyat tambah makmur. konsumen pun merasa puas, dgn uang yg telah mereka belanjakan.
jadi ada semacam Chain Effect (efek berantai) yang akhirnya menguntungkan semua pihak. jadi gak hanya menguntungkan segelintir orang, spt yang selama ini terjadi….

26. wedulgembez - Agustus 1, 2007

@22

kan lu berpihaknya ke tromol…kekekek

27. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@Speedholic/25

kalo yg di maksud bro adalah AHM, gini aja bro,
AHM bisa aja mendatangkan motor canggih, bahkan spek yg tidak di duga, tapi apakah konsumen Indonesia sanggup membelinya??
AHM juga memperhitungkan jika dia melakukan spekulasi semacam itu dan dia membangun pabrik khusus motor modern apakah nanti balik modal?, gak semua orang berpikir ingin motornya canggih, lebih dari 65 % orang indonesia hanya ingin motor murah, irit, sparepart mudah, dan lain-lain. jadi bro gak bisa berpatok hal semacam itu, dia liat pasar juga. bro bisa bayangkan pasar CBR disini tidak selaris, jupiter atau supra, bahkan tiger jadul sekalipun. mungkin AHM bisa mendatangkan CBR sehingga bisa di jual dibawah 25 jt, tapi apa semua orang suka motor sport kyk CBR?? selera orang beda2 dan kepentingan orang beda2. mungkin yg suka CBR cuma yg ada di milist ini.

28. saturn - Agustus 1, 2007

perkembangan teknologi itu perlu
kalo enggak ya… nggak maju-maju
alias mandek terus….

29. speedHolic - Agustus 1, 2007

@27

santai men…. gw bukan orang yg anti AHM, tadi gw cuman ambil contoh aja, produsen lain juga banyak spt yg gw sebutin diatas.

klo soal harga, lo jangan pukul rata gitu donk. jangan kira cuman sedikit biker yg mampu beli motor diatas 30 jeti. yg pake moge aja banyak, yang mampu beli mobil mewah juga banyak.
contoh lebih nyata, banyak biker yang modif motor mereka sampe puluhan juta, lo itung aja sendiri biaya modif + harga motor. motor seperti apa yg gak kebeli??? kebanyakan mereka modif karena gak puas sama motor standar mereka, klo ada motor bagus dgn teknologi maju(sehingga gak perlu di modif lagi). dgn harga mahal pun mereka mampu beli.
so, cobalah berpikir lebih terbuka…..
belom di coba, udah buat kesimpulan terlebih dahulu…. 😛

30. Kebak Angkoro - Agustus 1, 2007

@ 10 girifumi
kalo gak salah fungsi resistor pada busi vixion untuk mengurangi efek emisi saat busi memercikkan api kala pembakaran berlansung, karena efek emisi percikan bisa ngganggu kerja sensor (ECU) injeksi.
Leres panginten bro?

31. AHM (Anti Honda motor) - Agustus 1, 2007

bro Nah Lo, ente orang AHM ya??
hehehe….😛

32. girifumi - Agustus 1, 2007

bro AHM (Anti Honda motor), ente orang AHM ya??
hehehe….😛
tinggal dimana sih?kok kopdar gak datang…

33. AHM (Anti Honda motor) - Agustus 1, 2007

di bandung mang giri, makanya tidak kopdar

34. girifumi - Agustus 1, 2007

@33
maneh budak bandung?
kenal Dedi Setiadi dari VOC gak?
apa mirip doang???

35. girifumi - Agustus 1, 2007

@29
Kelewat segmented,NSR sudah pernah dicoba.gak diterusin.Terus,Nova Sonic gak berlanjut. yang nerusin malah importir umum.

36. vixionerz - Agustus 1, 2007

gw sangat mendukung perkembangan motor yang sangat ramah lingkungan…irit bahan bakar (kalo perlu pake H2O)…trus mengahsilkan tenaga yang maksimal. apapun mereknya kalo itu bisa membersihkan udara jakarta yang poluted ini gw akan mendukung!!!

37. asikbae - Agustus 1, 2007

klo sementara ini br ada betrik, gimana bro??mau pake..??

38. girifumi - Agustus 1, 2007

@37
kecepatan mentok di 40-45 km/jam terus kemampuan jelajahnya kalo full charge 70 km.susah bro..gw malah ada konsep bikin motor hybrid,jadi perpaduan motor pake BBM dan listrik.

39. asikbae - Agustus 1, 2007

emang br segitu sih, lumayan kan klo buat belanja doang drpd naik motor(klo emang bener ngedukung)
motor hybrid bukan mustahil kok masbro, asal ada tempat bt naro batre n generatornya….kecuali sampean dah punya batre+generator mini hasil maksi, hehehe..

40. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@27,

kata lu banyak yg mampu beli motor mahal??

ck ck ck ck…

jangan selalu liat keatas bro….. yg mampu beli motor mahal gak sampe 10% dari jumlah penduduk Indonesia, dan yg suka modif gak nyampe beberapa persen nya, hehe… sombong banget lu….

41. firman - Agustus 1, 2007

wah gw mah setuju-setuju ajah ma teknologi yang tepat guna, tapi klo sampe dari sisi teknologi mesin, rangka dll ga berkembang, cuman ganti bodi doank, itu bisa dibilang membodohi rakyat Indonesia. walaupun dalih yg dikeluarkan seperti marketing yang akan turunlah atau apalah, apa pihak2 yg berkait ga punya niatan baik untuk mencerdaskan bangsa (teknologi baru juga termasuk dalam mendidik bangsa loh!) n cuman bisa ngeruk untung sebesar2nya?

sori nih no offense cuman personal opinion😀

42. girifumi - Agustus 1, 2007

@40
elo gak percaya gw bisa beli motor hebat?
apa perlu gw posting Ducati yang pake rem teromol?

43. vixionerz - Agustus 1, 2007

kan sekarang lagi dikembangin bahan bakar air….teorinya gimana yah?pokoknya pernah dibahas oleh pak mentri riset teknologi pas jadi bintang tamu di empat matanya tukul

44. vixionerz - Agustus 1, 2007

gw percaya suatu saat teknologi bahan bakar air bakal dipake di semua motor kaya karbu dan injeksi sekarang

45. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@ifrman/41,

gue juga pasti setuju dengan teknologi baru, siapa yg gak setuju. tinggal daya beli masyarakat kalo mendukung pasti bisa. selama ini motor berteknologi masih di import. kalo di lihat pasar nya bagus gak meunutup kemungkinan ATPM akan ambil alih.

46. andromeda - Agustus 1, 2007

@all
piss all mas bro………

47. vixionerz - Agustus 1, 2007

masalahnya kebanyakan warga indonesia daya belinya rendah….jadinya setelah dapur ngebul baru beli motor ya yang sesuai kebutuhan dulu

48. asikbae - Agustus 1, 2007

@46
piss juga masbro, baru abis keliling nih..?


@43
klo gak salah sistem propulsi hidrogen bukan..??

49. Nah Lo - Agustus 1, 2007

gue setuju sama vixionerz, kalo si speedholic tau nya orang indonesia tajir semua

50. speedHolic - Agustus 1, 2007

@35

kelewat segmented??? menurut gw gak masalah…
yg penting keseriusan dan konsistensi pabrikan.
justru dengan ada nya motor spt diatas bakal mendongkrak image pabrikan. nanti nya juga berimbas pada motor2 yg segment lebih luas spt: bebek murah. kan konsumen makin percaya dgn kwalitas motor murah mereka.

liat aja ducati yg konsen dgn sport mewah, masih bisa survive walau dilihat dari kuantitas unit yg terjual sangat sedikit(bila dibandingkan pabrikan jepang). malah ducati memiliki tim yang mapan di MotoGP dan WSBK.

ato bisa lihat strategi Toyota, yg sebelumnya terkenal sebagai produsen mobil murah. mereka inovasi dgn bikin mobil kelas mewah dengan nama Lexus. dampaknya nama(image) pabrikan ini jadi terangkat dan akhirnya mempengaruhi image mobil produksi toyota secara keseluruhan( image yg lain ikut terangkat).
hasilnya Toyota menjadi produsen mobil no.1 di dunia ngalahin GM.
(walau ada beberapa faktor lain yg juga mempengaruhi)

emang, menurut gw langkah(stategi) ini pantasnya diterapkan bukan oleh market leader. karena market leader cendrung konservatif…..




ngantuk nih…. tidur siang dulu ahk……😀

51. asikbae - Agustus 1, 2007

@50
masa..??
kawasaki yg setia sama ninjanya..serius dan konsisten, image kawasaki=motor kenceng+ekslusif..
kaze, blitz, zx130, kaze zone….kok jarang yg minat..??

52. HONDA Katro' - Agustus 1, 2007

Honda kenapa gak bangkrut aja sekalian ya, biar ga ada motor kuno dengan harga mahal

53. girifumi - Agustus 1, 2007

kalo gak ngikut balap ya beda ceritanya mas?
kenapa Thailand selalu maju teknologinya esp.Honda karena ikut balap.
Rattapark Wilairot buah dari itu semua…
mimpi aja kalo AHM jual motor premium.

54. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@50
walapun gue gak punya motor vixion, pulsar dan honda, tapi gue obyektif mengenai motor teknologi, identiknya semakin canggih motor maka semakin nahal pula harga nya, makanya ATPM belom berani rugi masalah itu, sampe sekarang masih import2an karena peminat (orang kelebian duit) jarang.

55. speedHolic - Agustus 1, 2007

@ nah lo & others

gw gak bilang klo yang mampu beli motor mahal itu banyak….
masud gw mereka (yg mampu) itu ADA……
walau persentase mereka sedikit, tapi tetep harus diperhitungkan.
orang yg mengerti strategic management pasti ngelihat celah tersebut sebagai peluang, yg mesti di manfaatkan.
klo soal peluang gw tsb gw udah coba gambarkan diatas….

nah lo:
sombong banget lu….
——————-
masud lo apaan??? coba lo baca comment gw baik2, jgn asal ngecap aja lo. heh.. klo gak ngerti jgn sok lah….
kacian gw liat lo…..

56. Nah Lo - Agustus 1, 2007

kekekeke

57. Nah Lo - Agustus 1, 2007

kalo bener motor katro nya AHM berubah total dan harga nya jadi 35 jt? lu mau beli??? orang mending beli CBR…. nambahin beberapa juta udah beli mobil, trus,,, apa,,,, AHM rugi?? motor di pajang??

weleh weleh….

58. Eko - Agustus 1, 2007

I.R.I.T🙂

59. speedHolic - Agustus 1, 2007

@57

huahahahahahahah………
lo blom ngerti juga yah….
dari tadi gw gak pernah ngomongin AHM.
gw ngomong secara global aja, baik itu honda, yamaha, suzuki, kawasaki, etc. ….
terserah dech…
It’s just my opinion…

ck ck ck ck……

60. vixionerz - Agustus 1, 2007

pemasukan ATPM paling besar memang dari bebk dibawah 150 cc…kayak segitiga aja..paling bawah bebek

61. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@59

bro itu gak harus AHM aja, itu cuma contoh, YMKI (yamaha) mana berani dia rakit dan jualan R6 disini, sampe sekarang masih impor.

wes lah… yg jelas gue juga dukung motor berteknologi dari para ATPM di indonesia. pasti ada saat nya. yg jelas persaingan mereka ada keuntungannya buat kita.

peace

62. girifumi - Agustus 1, 2007

berantem aja terus..sampe 1000 ya? nih baru 60!!

63. andromeda - Agustus 1, 2007

@48
wuih… keliling cari ojekan yak… xixixixixi…. piss ahhh….
kaaaabbbbuuuuuuuuuurrrrrrrrr……..

64. asikbae - Agustus 1, 2007

@63
keliling cari mangsa masbro..hahahaha…

65. pulger - Agustus 1, 2007

orang kalo jualan kan mesti mengenal pasarnya dulu, kebanyakan konsumen di Indonesia masih price sensitive, makanya ATPM lebih senang ngeluarin motor murah meriah dgn teknologi jadul, abis lebih laku, liet aja motor yg paling laku kan motor ekonomis kaya Supra Fit, Vega, Smash, Mio….Emang ada sekelompok kecil konsumen Indo yang tidak price sensitive, tapi lebih kepada gengsi dan hobi, tapi ya pasarnya nggak banyak, paling 10% -an. Toh ceruk pasar ini (bahasa keren marketingnya “niche”) dimanfaatkan oleh ATPM motor gede & built up kaya Mabua (HD), Probike…dll. Pasar motor mahal di seluruh dunia pasti selalu ada, tapi ya nggak banyak, coba dibandingin populasi moge di Indo ama total populasi motor di seluruh Indonesia…gw yakin nggak sampe 2 digit persentasenya..alias di bawah 10%. Ini cuma opini & perkiraan aja, belum didukung oleh data statistik yg akurat, no hurt feeling.

66. jabul2 - Agustus 1, 2007

eh OOT, di jalanan banyakan CBR dari vixion ya..

67. wedulgembez - Agustus 1, 2007

@ all
teknologi-tinggi-seberapa-penting-bagi-bikers
======================================
ya jelas penting…gimana sih. gw pengen motor yang teknologinya bisa membuat bensin perbandingannya 1:150 atau lebih dan kecepatan minimal secepat FU…kekekek

68. andromeda - Agustus 1, 2007

@62
sing sareh kang giri…. be “SAFETY KIDDING” all
piss……

69. Nah Lo - Agustus 1, 2007

vixion baru nongol, lagian yg ngindent masih 8000, nah kalo yg 8000 udah tumpah di jalan, mungkin bisa lain….

70. andromeda - Agustus 1, 2007

@64
wuih… cari mangsa? di kalimalang apa yah….
hhhmmm… Jaya Wisata, Borobudur, Akpindo, Tarki yah…. bisa ajah sampeyan iki…..

71. vixionerz - Agustus 1, 2007

apalagi di sekitar jalan panjang jakarta barat…banyak bener cbr nya

72. asikbae - Agustus 1, 2007

h@70
ehehehe…biasa sampean disitu ya..???
tadi aq nanya sampean seharian kemana aja gak nongol2, tugas luar po’o??

73. andromeda - Agustus 1, 2007

@72
biasa lah kang, lagi di uber” gawean minggu iki kayane hehehe….
btw buaya putih… salah kan tuh… maksudx kadal putih kmana yah… nathan n adhid masih cari wangsit apa yah (kmrin gw telp adhid ga di angkat… TERLALU….) xixixixi…..

74. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@vixionerz

dari probike kerumah gue jalan kaki…

75. vixionerz - Agustus 1, 2007

oh ya? gw gawe di global tv, wisma indovision green garden…ente pake motor apa

76. vixionerz - Agustus 1, 2007

oh ya? deket dong…gw gawe di global tv wisma indovision green garden

77. Nah Lo - Agustus 1, 2007

senen – kamis = blue tigy revo
jumat = ducati merah…

berarti lewat jl. panjang kalo gawe…

78. vixionerz - Agustus 1, 2007

iya…rute cilandak-pondok indah-permata hijau-kelapa dua-kebon jeruk- green garden

senin-jumat: always vixion

79. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@vixionerz

jangan2 lu di spacetoon ye,,,,😛

80. vixionerz - Agustus 1, 2007

he he he

81. wasit - Agustus 1, 2007

di tulisan di atas dibilang vixion motor injeksi produksi massal pertama di indonesia.
masa sih?
supra injeksi tu apaan?

82. asikbae - Agustus 1, 2007

@atas
“Yang paling nyata adalah motor sport injeksi produksi masal pertama di Indonesia, V Ixion.”

83. V3 - Agustus 1, 2007

@ nah lo

lo bilang :
senen – kamis = blue tigy revo
jumat = ducati merah…
kalo hari Sabtu lo narik apa ?

84. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@83

becak

85. Kebak Angkoro - Agustus 1, 2007

gimana bro rasanya mbesut Ducati?

86. ilham - Agustus 1, 2007

Nah lo, ayo-ayo gimana rasanya make Ducati? Tulis deh pengalamannya bro… yg panjang biar diangkat jd tulisan sendiri😀

87. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@85,

nyaman, ngebut, berat, bensin gak nahan…

88. Nah Lo - Agustus 1, 2007

@bro ilham,

nanti tak tulis yg panjang yo….

minta alamat email…

89. ilham - Agustus 1, 2007

kafemotor@yahoo.com, tnq bro… monggo kerso

90. ilham - Agustus 1, 2007

@ 75. vixionerz – Agustus 1, 2007, kekekekeke… siapa nih bro? Kyknya gw kenal? Kekekekekeke…. Ente di lantai 15?

91. hendra_ku - Agustus 1, 2007

tehnologi canggih, penting banget,,,?!!!!
klo bisa ya menciptakan tehnologi canggih sendiri,,,wekekekeke
Jayalah Negeri Ini!!!

92. Black - Agustus 1, 2007

teknologi canggih? penting? yang penting ya teknologi tepat guna.
ngapain pasang ini itu tapi bikin repot, hasilnya gak kerasa. mending beli yg sederhana tokh hasilnya sama bahlan lebih baik. murah lagi.
gak mubazir lho.

93. elkosith - Agustus 1, 2007

Rada OOT neh:

Kita semua yang biasa nongkrong di kafemotor tentu sudah familiar dengan yang namanya KOMPUTER. Bagi yang mengikuti perkembangan teknologi komputer, pasti sudah tahu kalau kecepatan perkembangan komputer sangat tinggi, baik hardware maupun softwarenya. Itu semua mengarah ke satu tujuan: peningkatan performa. Peningkatan performa ini bisa meliputi banyak aspek, seperti kecepatan kinerja, efisiensi pemakaian daya, kemudahan dalam pengoperasian, penambahan fitur, dll.

Kalau melihat perkembangan teknologi motor di Indonesia, kita saat ini seperti masih memakai Win*ows 95, yang dipasangi theme Vi$ta, dan dijual seharga Vi$ta. Jadi kalo ada pabrikan motor yang berusaha mengaplikasikan teknologi yang ‘lebih’ baru, tentu itu adalah hal yang baik, karena kembali kepada tujuan semula: peningkatan performa, yang tentunya menguntungkan pengguna.

94. girifumi - Agustus 2, 2007

@93
komputer beda sama motor,komputer 20 juta gak usah pake surat beda sama C70 gak ada suratnya.terus pengaruh bgt sama harga,tapi kalo masal insya Allah bisa ditekan kok,kayak CDI sekarang sudah jadi standar setiap motor gak ada lagi yang pake Platina,gak tahu deh Bajaj kok pake itu (namanya,he3x..)

@bro Ilham
kapan kirim logo ke ane?nuhun…

95. anti penjajah - Agustus 2, 2007

@94 : Menurut bro Giri Plsr masih pake Platina ?Kayaknya keliru deh…Plsr pake “Digital CDI dgn teknologi 8 bit microprosesor.Platina itu Teknologi thn 80 an.

96. yang gede gede - Agustus 2, 2007

ah teknolohi sih gak penting… yang penting mesin gede.. kaki2 gede.. knalpot dua biji.. . kayak CB 200 taon jebot.. cakep kan tuh?? dari pada tiger baru yang ‘kopong’.. ompong deh huahahahahahahahaahahhaha

97. ryev4 - Agustus 2, 2007

Bener Juga Org Yg Berteknoli Bukan Yg Wah Ya, Tapi Pola Pikirnya Khan:mad:

98. girifumi - Agustus 2, 2007

@95
Platina tuh namanya bro..Bajaj Platina,Platina malah belakangan gw tahu termasuk logam mulia.
kalo Pulsar sudah 8 bit kayak di mobil,itu klaim pihak Bajaj…

99. Dede Alpine - Agustus 2, 2007

motor teknolgi tinggi……….. ??????? apa maksudnya ya?????? gw rasa motor yang tinggi itu motor jenis trail bannya gede dan tinggi …yang paling pendek cuma vesva…kelihatan dari ban nya kecil …. itu kali ya….

100. affcell - Agustus 2, 2007

coba pabrikan motor disini ngeluarin produk kaya pabrikan ponsel, jeroannya selalu yang terbaru ??#@!#?!?
liat jamannya revo mah kaya hp monokrom pake casing PDA…
mcd, makin cuappee dee.. 🙂

101. mbelgedez - Agustus 2, 2007

@GIRIFUMI
RALAT….RALAT…RALAT….
UNTUK DI INDONESIA, YANG PERTAMA PAKE STAND SIDE SWITCH ADALAH KAWASAKI, LEWAT PRODUK MEREKA BINTER MERZY DAN AR 125. PENGEN TAHU, TAHUN KAPAN DIAPLIKASIKANNYA ???
TAHUN 1980 !!!
SEKALI LAGI, TEKNOLOGI HONDA KETINGGALAN BOSS….
BAHKAN UNTUK YANG SEDERHANA SEKALIPUN….
HE…HE…HE…

102. girifumi - Agustus 2, 2007

@99
motor teknologi tinggi itu memiliki kemampuan kapan ganti rantai?wakaakakakak,just kidding bro…

@101
oh,iya?punya teman,audara yang masih standar? di tempat gw dulu sudah dimodif semua?meski sederhana tapi bermanfaat…
terus indikator penggantian oli pada Astrea 800 cuman Kymco Spike yang jadi keduanya…

103. macho - Agustus 2, 2007

Gw setuju dg vixionerz (komen 43 dan 44), motor berteknologi tinggi itu rmah lingkungan, yaitu dengan berbahan bakar air (H2O). Kalo kehabisan air bisa cari selokan di pinggir jalan. Ntar yang akan keluar sebagai gas buang lewat knalpot motor adalah udara segar (O2).

Rumus kimianya mungkin begini:
2H2O ==> 2H2 + 02
H2 ato hidrogen yang akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar motor kita.

Jadi, kita tidak akan batuk2 kalo ngisep gas buang knalpot. Bahkan, orang yang sakit bisa digotong dan disuruh menghirup udara dari knalpot. NGAYALL sekarang KENYATAAN esok. Insya Allah.

104. glbabi - Agustus 2, 2007

@101.mbelgedez & 102.girifumi: betul Kawasaki pertama pakai sidestand switch tapi sidestand switch di AR125 tidak ada koneksi dengan kill switch, berfungsi hanya memberi indikator di panel instrumen tapi mesin bisa tetap nyala meski standar samping aktif.

105. vixionerz - Agustus 2, 2007

@103. Macho

amiinnn gw turt mendoakan….makanya budget APBN buat riset jangan dikorup yeeee

106. belanegara - Agustus 2, 2007

@105. vixionerz

emang tu, kemaren di tv wapres marah marah ama menristeknya, waktu ada pameran ristek. katanya kalo gak bisa bikin TTG ( teknologi Tepat Guna ), mending kementrian ristek dibubarin aja!!!
Percuma biaya risetnya mahal, riset yang dihasilkan bagus, tapi gak bisa diaplikasikan krn, ya.. itu tadi, mahal !!

107. vixionerz - Agustus 2, 2007

satuju!!!buat apa bikin yang hi tech banget tapi buat diterapin di dalam negri ga bisa……teknologi diciptakan supaya makmurin rakyat yeeee

108. sky_aryo - Agustus 2, 2007

menurut gw motor teknologi tinggi itu penting…karena teknologi diciptakan untuk mempermudah….salam kenal semua!!!!!

109. Kebak Angkoro - Agustus 2, 2007

OOT dikit:
Sabtu kemarin 28 Juli 07, serombongan motor besar berbagai merk ngumpul didepan Pemda Krwang. Iseng aja aku ikut menepikan my Kawasaki dan gabung sejenak tuk menikmati suguhan gratis. Full deh HD, ZXR 600, Virago, CB400, dll hampir 20 motor.
Satu yang bikin ane kaget, sang pemilik CB400 wajahnya persis sekali dengan bro Ilham ( as known by pict ),sayangnya aku gak say hello…
Dan ane yakin satu diantara mereka mungkin pengunjung kafemotor ini. Ayoo..ngaku…

110. marhan - Agustus 2, 2007

@All, bagi2 sedikit nih… yg gw dapet dr guru gw dulu di SMA.

Mesin berbahan bakar air itu sebenarnya memanfaatkan H2 (Hidrogen) sebagai bahan bakar. Air kan H2O. Air kalau di-elektrolisa menghasilkan H2 dan O2 reaksinya 2H2O + elektrolisa (listrik) —>2H2 + O2. H2 nya ditampung, kemudian digunakan untuk pembakaran mesin (di ruang bakar) melalui karburator atw injeksi. O2 nya dibuang, atw bisa juga ditampung buat stok oksigen di rumah sakit…xixixixi….

Pertama dibutuhkan listrik dipakai untuk elektrolisa memecah air (H2O) menjadi H2 + O2. H2 disalurkan ke & dibakar di mesin menghasilkan torsi putar gear. Torsi tsb dipakai untuk menggerakkan roda dan sebagian dipakai (bersama2 dgn magnet) untuk menginduksi kumparan (altenator). Dari alternator dihasilkan listrik AC, kemudian disearahkan menjadi listrik DC untuk menyalakan lampu, panel instrumen, mengisi aki/battery, menyuplai energi ke CDI, dan komponen motor lain yg membutuhkan listrik.

Cuma yang menjadi masalah sekarang adalah air kan bermacam2. Banyak mineral2 lain yg ada di dalamnya selain H & O. Jadi side product-nya jg bermacam2. Kalau mau pakai H2O murni, ya mahal ya mas, harganya.

Gw pernah baca artikel mengenai mobil air, masih dlm tahap eksperimen & pengembangan tp lupa di mana.

Nanti deh, kalau ketemu gw share lagi.

PISSSS …. Kalau ada salah kata atw ada yg ga bener mohon maaf ye…. soalnya ane pelupa.😉.

111. Umar - Agustus 2, 2007

@103 Macho

Waduh,…!!!! Dah diduluin y? Mesin airnya? ….

Ga papa lah…

Soalnya ngetiknya kelamaan kali y….

112. nadi - Agustus 2, 2007

@ 110. marhan – Agustus 2, 2007

Bro, setahu saya mesin berbahan bakar “air” itu disebut dengan fuel-cell. Bahan bakarnya hidrogen cair tekanan tinggi. Toyota udah ngembangin dan memasarkannya (Fine-T). Begitu pula Honda dengan FCX-nya.

Penggeraknya berasal dari motor listrik yang disuplai dari proses elektrolisa H20 seperti yang udah Bro tulis di atas itu.

Mercedes-Benz pernah mendatangkan A-Class hidrogen di Indonesia dan dicoba beberapa media. Sayangya waktu hidrogen udah habis, susah ngisi ulangnya, karena alat pengisi hidrogen di Indonesia tekanannya kurang tinggi.

BMW juga membuat Seri 7 hidrogen, cuma belum dipasarkan, masih diuji coba di Eropa sana, sekalian kerja bareng perluasan pompa bensin hidrogen punya Total. Selain itu ada juga Chevrolet Equinox (GM) Hidrogen yang sudah dipasarkan terbatas di Amerika.

Hampir semuanya Zero Emission. Tapi nanti bila mobil hidrogen sudah banyak berseliweran di jalan, dikhawatirkan bakal ada polusi lain, yaitu “aki” bekas hidrogen. Mau dibuat apa ya?

Salam,

Salam,

113. nadi - Agustus 2, 2007

Ada yang lupa…
LIPI kalo gak salah udah bikin purwarupa sepeda motor hidrogen. Kalo gak salah dinamain Versa. Bentuknya masih agak mirip sepeda. Cuma nyari gambarnya itu susah. Harus motret sendiri nih di kantor LIPI.

Salam,

114. glbabi - Agustus 2, 2007

@ All: Daripada ngomongin mesin air, isi bahan bakar pake air selokan segala, repoottt. belum lagi ntar kalo selokan ada ncuk sama ikan cerenya segala gimana???

Mendingan ini aja deh :

http://autos.msn.com/advice/article.aspx?contentid=4024869

Modelnya asik larinya juga lumayan deh. Kalo buat di kota sih lebih dari cukup. Mana bersih lagi gak ada polusi.

115. jenang - Agustus 3, 2007

@109
gak mungkin gw dech….

116. glbabi - Agustus 3, 2007

HOREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE (makan deh tuh jurus gonta-ganti casing)

Yamaha rebut kembali dominasi Honda
JAKARTA (Bisnis Indonesia, Jumat, 8/3/2007): Memasuki awal semester II, pasar sepeda motor domestik kembali mengalami pergeseran. Yamaha berhasil merebut posisi puncak penjualan pada Juli dari Honda dengan selisih angka telak sekitar 17.000 unit.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis dari beberapa anggota Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), total penjualan Yamaha pada Juli tercatat mencapai 161.016 unit, sedangkan Honda hanya 143.233 unit. Dengan demikian terdapat selisih angka penjualan 17.783 unit.

Selisih angka penjualan antara Honda dan Yamaha pada Juli tersebut merupakan yang terbesar sejak kedua produsen motor papan atas ini terlibat saling kejar dalam perolehan penjualan bulanan sejak awal tahun ini.

AISI memang belum secara resmi merilis laporan penjualan untuk Juli, termasuk penjualan lima anggota lainnya yaitu Suzuki, Kawasaki, Kanzen, Kymco, dan Piaggio.

Secara akumulatif, penjualan sepeda motor selama semesterI/2007 mencapai 2.128.387 unit atau naik sekitar 16,34% dibandingkan dengan Januari-Juni 2006 yang hanya 1.829.447 unit.

Yamaha pertama kali mengungguli Honda dalam perolehan penjualan sepeda motor di Indonesia pada Maret 2007. Peristiwa ini merupakan yang pertama terjadi sepanjang sejarah industri kendaraan roda dua negeri ini, di mana Yamaha unggul atas Honda dengan selisih angka penjualan 9.108 unit.

Honda berhasil kembali merebut posisi puncak pasar motor domestik pada bulan berikutnya dengan mengantongi selisih 9.025 unit. Namun, pada Mei Yamaha kembali melampaui kinerja penjualan Honda dengan selisih angka yang sangat tipis, yaitu cuma 936 unit. Di penghujung semester I, Honda makin memperbaiki performa sehingga tetap menjadi jawara di pasar dengan selisih penjualan 4.675 unit terhadap rivalnya itu.

Selama semester I, Honda masih memimpin pasar motor domestik dengan angka 923.991 unit atau berselisih hanya 29.328 unit terhadap Yamaha yang berhasil melego 894.663 unit. Posisi ketiga diduduki Suzuki dengan angka penjualan 270.136 unit.

Pasokan komponen

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Johannes Loman menjelaskan penurunan penjualan wholesale (distribusi dari pabrikan ke diler) pada Juli yang dialami Honda disebabkan ada kekurangan pasokan komponen ke pabrik.

Hal ini terkait dengan rencana pabrikan ini merilis tiga model facelift ke pasar dalam waktu dekat. “Namun, angka penjualan ritel jauh lebih besar yaitu sekitar 193.000 hingga 195.000 unit. Ini artinya stok kami di diler memang sudah hampir kosong. Secara bisnis, ini menggembirakan,” katanya kepada Bisnis, kemarin.

Dyonisius Beti, Vice Presdir PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) mengatakan hasil penjualan bukanlah hal utama, yang terpenting bagi perusahaannya adalah dapat memenangkan hati konsumen dalam jangka panjang.

“Market share hanyalah salah satu indikator dan bukan merupakan tu-juan akhir yang ingin kami capai. Apa gunanya menjadi nomor satu tetapi berjualan dengan cara memberi diskon besar-besaran yang malah merugikan perusahaan. Yang penting adalah menjaga kepercayaan konsumen,” tuturnya.

Dia menambahkan pada lima tahun lalu Yamaha berada pada posisi ketiga di pasar motor domestik dengan pangsa sekitar 14% atau jauh di bawah Suzuki yang ketika itu menguasai 19%. Saat itu Honda sempat menguasai pasar hingga 58%.

“Sekarang, Yamaha menjadi satu-satunya merek yang pangsanya naik, sedangkan semua merek turun,” tambahnya. (ahmad.muhibbuddin@ bisnis.co.id)

Oleh Ahmad Muhibbuddin
Bisnis Indonesia

117. glbabi - Agustus 3, 2007

Ya ampun saya baru baca lagi detilnya berita di atas. AHM bakal merilis lagi 3 model FACELIFT ke pasar dalam waktu dekat.
Djantjuuukkk!! hahahahaaaa

118. Dede Alpine - Agustus 4, 2007

102. Giri.

om giri nyindir terus nie…mentang-mentang rante saya putus pas lagi gathering, tapi belom diganti….sampe sekarang,

Oh Ya… Om Giri…
tau gak? kenapa motor saya jadi gak ada larinya ya, setelah diservis karena ada kerusakan di spull sama ganti piston…. pada udah di ganti baru?

119. asikbae - Agustus 4, 2007

@dede
belum diganti juga? TERLALU, hahahaha..piss masbro
gak bisa lari.??rantenya ada gak..??hehehehe….

120. affcell - Agustus 4, 2007

@116
gl max revo, karisma revo, win revo… kekekek.. piss

121. Dede Alpine - Agustus 4, 2007

119. asikbae

iya belum gw ganti soalnya gw belum dapet gantinya…. Rantenya ya ada dhong…Loe taugak Sik… kenapa motor gw jadi kayak gitu? tolong dong… biar gw bisa ngebut lagi nieee……

122. asikbae - Agustus 4, 2007

waduh, mending kontak adi nsr biar sekalian di-chek, klo ama gw takutnya malah g bisa idup..hehehe..
udah seting ulang..??cdi bagus..??

123. adine - Agustus 4, 2007

117. glbabi – Agustus 3, 2007

pean arek endi Cuk?

124. bL@CK H0Le - Agustus 4, 2007

?????????????????237&&%**&$$^%@$^$%#&#@#@^$!&$$

125. Dede Alpine - Agustus 5, 2007

122.

cdi masih bagus….oke deng nanti gw hubungi broo Adi deh… thanks atas informasinya…. Oh..ya dah tau informasi kapan kafemotor mo ngadain gathering lagi?

126. glbabi - Agustus 5, 2007

@123: arek Indonesia hahahaaaa wweeeeeiiissslaahh

127. SENENG HONDA - Agustus 5, 2007

116. glbabi – Agustus 3, 2007

loe penyusup dari ymki yah..??!
gaya loe blagu banget tau,, kaya yg punya pabrik aja.
motor loe kreditan aja dah blagu banget segitunya.

mao ganti casing mo ganti striping suka-suka yg punya pabrik lah!

128. girifumi - Agustus 6, 2007

@118
punten de?gw gak tahu…ya sudah jual ajalah.mungkin dipretelin bisa lebih untung,he3x…

129. Dede Alpine - Agustus 6, 2007

@128
om giri mau cakram gak?

saya punya nie? cuma cakram bebek….He..he…he… piss
bebeknya bukan sembarang bebek lagi……

kapan kite ngadain gathering lagi nie… insya Allah anak nsr bogor udah pada siap?

130. girifumi - Agustus 6, 2007

@129
bener nih? ya gpp.tapi mending komplit,master rem,kaliper,selang,tabung sok,cakram.cuman itu aja kok…
gak sama rantai dan sproket…
wakaakakakakaakakakakakak
gimana kalo kebon raya bogor?
tiris pisan euy…

131. Dede Alpine - Agustus 6, 2007

rante lagi-rante lagi….

oh ya …waktu hr sabtu… bro adhid main ke bogor… tapi sayang gak ktmu anak nsr bogor….padahal temen-temen mau ketemu ma dia…dia cuma ketemu sama Qiqi_hotspan, and Dede Alpine…

kapan nie bro giri main ke BOGOR, nanti di kasih oleh-oleh tales bogor, mau gak? kalo gak mau ya gak apa-apa?

132. asikbae - Agustus 6, 2007

@dd
daku mau dong..rmh ente dmn..??

133. Dede Alpine - Agustus 7, 2007

132
Rumah aq di bogor…. kalo mau main wah boleh banget tuh…..cm ajak-ajak yang lain, biar rame… biasanya sie kita kumpul setiap malam minggu di air mancur..

anak-anak bogor juga udah pada nanyai kapan gathering lagi?

134. girifumi - Agustus 8, 2007

@133
Bogor mana? sekalian main ke tempat temanku.di kodya kan?
sekalian ngambil cakram,wakakakakaakak…cakram bebek kan?tapi komplit lho (nawar nih ceritanya)
gw pikir dulu talas tuh apaan?ternyata bentoel di Jawa.
ya kayak kasusnya sama peuyeum tuh makanan apa,ternyata cuman tape doang…beda penamaan aja.gak bedalah Jabar sama Jawa.

135. cecep2007 - Agustus 8, 2007

@134.girifumi

talas tuh sebangsa mbothe,bentoel,uwi…wakakak kok jadi ngomongin makanan yah…..sory oot

peace

136. nathan - Agustus 8, 2007

wah pd ngomongin gathering dsini yah….????mang lum dpt kbr trbaru..??? katanya sktr tgl 25an tuh…hehe…

137. Dede Alpine - Agustus 9, 2007

136
gw belum tau… mudah-mudahan sie bener …. tangal 25 bulan apa bro?

138. asikbae - Agustus 9, 2007

mei…??

139. girifumi - Agustus 10, 2007

@all
akhir mei…eh,agustus bung Ilham kelar gawean,gatheringnya disiapin atuh.
tuan rumah Bogor,monggo.dipersiapkan,kebon Raya asyik tuh keliatannya.pagi aja ya?jam 10-11an.
Dede Alpine it’s your duty bro…

140. asikbae - Agustus 10, 2007

SETOJOOOOOO….

141. Dede Alpine - Agustus 11, 2007

139….
oke banget bro giri gw setuju, kalo gatheringnya di kebon raya……
sekarang tinggal koordinasikan ke rekan-rekan, tapi yang paling penting bro ilham setujuuuuuuuuuuuuuu…..

142. Dewie - Agustus 11, 2007

Udah deh kenyataannya memang hanya Suzuki yang berani berinovasi soal jeroan mesin dengan mengeluarkan mesin kode FL125 plus balancer engine. yamaha mana pengebangan balancernya macet nggak diterusin, contoh di crypton dan vega lama bunyi mesin kayak mau nangis, trus malah dibuang waktu keluarin motor jupiter-Z, males kali yee ngembanginye, jupie-Z Ape sekarang sama ganti casing doang juga, mesin masih mesin lama, vega 110 pake mesin jupie, toh sama aja khan, sebenarnya hanya suzi yang selalu berinovasi, mulai dari shogun, smash, FU, Thunder, hanya sayang kurang peminat, karena peminat takut model lama selalu ditinggalkan sama suzi, alhasil sparepart susah cari. honda bukannya tidak berinovasi, mesin generasi C-100 itu sudah mendunia dan diakui kehandalannya. diluar negri malah tidak memperhatikan model tapi justru performance kendaraan, underbone C-100 termasuk dinilai perfect di luar negri.

143. Dede Alpine - Agustus 12, 2007

goooddsss

144. ilham - Agustus 12, 2007

Gathering, gw ga bisa ikutan. Balik jakarta tgl 27 bro… hix22
lanjut aja gathreing tanpa gw

145. glbabi - Agustus 12, 2007

@142: pathing pecothot. ngga ngerti saya inti tulisan sampeyan

146. girifumi - Agustus 13, 2007

@144
wah…gak seru tuch…gimana tuh dede alpine?
bisa ngumpulin masa gak?paling gak dari NSR Community?
gw mah tetap underbone…

147. asikbae - Agustus 13, 2007

Klo gathering gak ada yg mbaurekso blog gak rame, klo setelah mas ilham balik ke jakarta gimana..??sementara itu, rencana persiapan tetep jalan..paling gak ada koordinasinya sama yang lain..ayo dooong..

148. girifumi - Agustus 13, 2007

@157
gw juga berpikiran idem..gak ada elo gak rame…

149. asikbae - Agustus 13, 2007

MAS GIRI, 157 blm nongol..mungkin lagi beli guka..hehehehe

150. girifumi - Agustus 13, 2007

gw tuh punya kemampuan untuk “weruh sadurunge winarah”
tahu sebelum kejadian,tahu kan karakter di Heroes?
ini yang kadang bikin gw sulit ambil keputusan…
wakakaakakakakaak

iya deh kurangin 10 lagi,gw kalo ngetik gak pake acara liat jari.sering mengalir dengan sendirinya.

151. asikbae - Agustus 13, 2007

oooo…sama(bagian ngetiknya)
mas giri, s2w itu kopdarannya dimana klo daerah jakarta..?sampean juga biasanya di daerah mana..??
kapan2 mau sowan..

152. girifumi - Agustus 13, 2007

@151
RGR gak diterima?wakakaakakakak
kopdar ke Mega Kuningan Timur IV.kalo lancar sih bisa nemuin.
itu tiap Jumat Malam sekitr setengah 8 malam.kalo daftar ketemu bro Narto.milist sempat salah paham gara-gara susah nyarinya…apes bener..
gw region Banten…di BSD

153. asikbae - Agustus 13, 2007

hehehe..mau ngenalin komunitas rgr sih rencananya, baru kebentuk n bln depan mudah2an dah bisa klinang-klinong…sampe sekarang baru 5 motor..hehehe..

154. Dede Alpine - Agustus 15, 2007

144

wah kalo gak ada Bro ilham gak seruuu…, kalo gitu kita ikutan bro Ilham aja deh, kapan bisanya?

146.

kalo nsr club bogor sie… bisa dihubungi, cuma untuk anggota kafe motor, perlu bantuan bro semua, ya seperti gathering pertama aja kita kerja bhakti. untuk tempat di kebon raya boleh juga tuh, cuma sore jam 2 an deh, lebih asyik dan sedeng lapernya. oh iya… banyak banget cewe loe, wahhhh…..muantab….

155. demang - Agustus 22, 2007

kalo semua olang sudah tahu dan paham dengan teknologi injeksi …nantinya tecno injeksi juga jadi tepat guna,dan sederhana.nggak canggih lagi…cu

156. denie - November 20, 2007

kereeeeeeeeeeeeeeen sich !!!!!!!!!!!!!!!! tapi yang lainnya ketinggalan gimana donkz!

157. HASYIM - September 4, 2008

Mas tanya donk
Gimana ya caranya blog bisa terbaca oleh GOOGLE tolong donk yang bisa kasih tauh aku aku doain semoga selamat dunia akhirat. aminnnn

158. angga - September 6, 2008

Mas tanya donk
Gimana ya caranya blog bisa terbaca oleh GOOGLE tolong donk yang bisa kasih tauh aku aku doain semoga selamat dunia akhirat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: