jump to navigation

EFI – Piggy Back untuk Sepedamotor Oktober 26, 2007

Posted by ilham in Balap, Modifikasi, Tuning.
trackback

By bengkelsepedamotor

Karena suatu saat semua sepedamotor akan menggunakan EFI.

Hal tersebut diatas terjadi bukan karena diperingatkan oleh salah satu produsen sepedamotor dalam iklannya tetapi karena kesepakatan peraturan globalisasi tentang emisi gas buang yang harus dipatuhi oleh semua produsen otomotif di dunia.

Sebelum membaca lebih jauh ada baiknya membaca dan memahami tulisan sebelumnya tentang EFI untuk Sepedamotor, khususnya mengenai nama komponen dan fungsinya.

PIGGY BACK kalau menurut kamus (kamus saya) artinya menggendong di belakang. Arti harafiah karena piggyback ini umumnya diletakkan di atas/digendong ECU bawaan pabrik, khususnya piggy back yang mempunyai kemampuan untuk memodifikasi tabel AFR maupun saat pengapian.

Sesuai kebutuhan modifikasi mesin yang telah dilakukan, seperti sewaktu masih pakai karburator ganti slow jet, jet needle + needle jet, main jet, atau menggeser pick-up coil untuk memajukan saat pengapian lebih canggih lagi tukar CDI yang kurva pengapiannya dapat diubah, namun sekarang bedanya semua hal tersebut dilakukan secara digital.

Piggy back minimal mempunyai 3 soket. Dua soket kabel sesuai soket ECU dan kabel utama (main harness), sehingga semua kabel yang berhubungan dengan ECU melewati soket Piggyback lebih dahulu. Satu soket untuk koneksi ke PC untuk merubah tabel AFR (ganti jet/spuyer) dan tabel pengapian (geser pick-up coil, kurva pengapian) secara digital di layar monitor.

Jadi lebih ringkas dan cepat, tidak pakai obeng atau ada bensin berceceran saat membuka mangkok karburator, tinggal colok, pakai laptop, ganti spuyer deh, tidak ada istilah ukurannya tidak ada, bahkan ukuran “spuyer digital” bukan #40, #45, mau pakai ukuran #40,22 juga bisa.

Seperti team MotoGP, mekanik saat persiapan sebelum warm-up lap ada yang bawa laptop, colok, cek, kalau ada perubahan kodisi atau cuaca tinggal copy, paste tabel yang paling sesuai dari kumpulan tabel-tabel saat latihan, tapi yang ini map AFR langsung di ECU bukan pakai Piggyback. (Tulisan ECU aftermarket menyusul).

Kali ini yang dibahas adalah Piggyback yang hanya mengubah AFR, untuk memodifikasi sinyal atau keluaran yang dikirim oleh ECU kepada INJECTOR.
Lebih sederhana tidak usah pakai PC atau Laptop soket tempat coloknya nggak ada.

PAKAI OBENG, masih pakai obeng untuk penyetelan “Spuyer Digital”.

Gambar 1.
http://i177.photobucket.com/albums/w235/BENGKELMOTOR/IMG_2177.jpg

Iklan

Komentar»

1. Caprin Racing - Oktober 26, 2007

Mantep nih kalo dah ada PIGGYBACK buat motor injection,kasihan tuh Supra 125 FI,cuma bisa ganti knalpot belum bisa disetting ulang,semoga ada PIGGYBACK yg bebelas-kasih ke motor injeksi termasuk VIXION. Btw,podium neh gw choy…

2. Iveth - Oktober 26, 2007

tring

3. Iveth - Oktober 26, 2007

podium dech

4. Iveth - Oktober 26, 2007

xixixixi…hus..hus..piggy….
podium dah penuh

5. r1ez - Oktober 26, 2007

masih no 4….
koq sepiw sih..

6. nathan - Oktober 26, 2007

wah ini mcm di mobil yah..??? klo tak slh ini slh 1 alat bwt ningkatin performa di mobil…settingnya pun sama kah dgn mobil…??? bearti ntar jg bakal ad throttle body racing ky mobil dong yah…??? btw ni ngeceknya bisa pake scan tool pnya mobil tak…???

7. HTML475 - Oktober 26, 2007

ditunggu artikel ecu after marketnya…biar sepaket gitu mbacanya

8. bengkelsepedamotor - Oktober 26, 2007

Mas Ilham,

Terimakasih, sudah dimuat, namun filenya baru setengah saya coba jadikan satu tidak bisa.

Ada di EFI-Electronic Fuel Injection pada motor
nomor 121 & 122 saya juga kirim ke kafemotor@yahoo.com

Terimakasih,

Salam,
bengkelsepedamotor

9. anto - Oktober 26, 2007

@ 6
Sebenernya sich bisa saja..tapi rata2x scan tool mobil khan buat 4 atau lebih Cyl…ya harus di rubah/adjust dulu buat yg 1 cyl (dan menurut saya sich ga mungkin, selain mahal juga krn banyak yg perlu dirubah tuw, kita ada soalnya scan tools buat mobil). Atau ya kita ke bengkel resmi motor tsb…mereka pasti ada

10. BengkelSepedamotor - Oktober 26, 2007

@ 6 Bro Nathan
Penjelasan settingnya kepotong, sabar Bro Ilham sepertinya lagi repot….

Salam,
bengkelsepedamotor

11. nathan - Oktober 26, 2007

yah gt deh…ane cm pernah pake n bljr pake gtu2an…paling pake model kedipan lampu aj x yah…??? yg klo di mobil kan ad 3 terminal yg digabung jd 1 ( di ecu )

12. Penggemar ninja - Oktober 26, 2007

wah keren juga yach, klo update Mj/Pj tinggal colok doank ke Laptop,

Download ==> jadi dech, nggak pake bongkar mesin, karbu atau bla-bla…

Mantabbbb…tapi injeksi sekarang udeh bisa di maping ulang, biar maknjus..klo bisa boleh juga tuch beli vixin..hihihihi…

tapi klo belum , mending pake 2 tak aja dech, nagaciiiirrr..:))

13. anto - Oktober 26, 2007

@penggemar 2-tak…eh Ninja

Mau tanya, injeksi motor atau mobil yg sdh bisa di mapping ulang???Kalo motor sich..sampe saat ini belum ada yg bisa, la wong yg mobil aja juga belum ada yg bisa kok…

14. R1 - Oktober 27, 2007

PIGGY BACK,..koq gak pernah denger yah? Klo PIGGY BANK pernah..he..he.

15. BengkelSepedamotor - Oktober 27, 2007

@12 Bro Penggemar Ninja

EFI kalau bawaan pabrik tidak bisa di rubah tabelnya, karena softwarenya disimpan di memory yang cuma bisa dibaca saja.
Biar murah dan tidak dirubah supaya program langit biru berhasil.

Software EFI, mirip seperti rekaman lagu di CD.
Kalau pakai CD-R cuma bisa didengerin saja (satu kali tulis dari ATPM) tapi kalau rekamnya di CD-RW lagunya bisa dihapus, trus ganti lagu yang lain.
Nah harga CD-RW kan lebih mahal dibandingkan CD-R.

Salam,
bengkelsepedamotor

16. ryu - Oktober 27, 2007

keren tuh, tp kpn pke di indo ???
harganya brp ???

17. BengkelSepedamotor - Oktober 27, 2007

@ 16 Bro Ryu
Di Indonesia sudah dipakai, sudah ada sejak 2005 tapi dipakai untuk mesin sepedamotor 2 silinder (v-twin), kalau mau dipakai untuk yang satu silinder juga bisa tapi harus dirubah konektornya dan ikut pengaturan kabel power ke INJECTOR motor bersangkutan.
Harga sekitar 4 jutaan.

Salam,
bengkelsepedamotor

18. begundal dan pecundang - Oktober 27, 2007

@ bengkelsepedamotor

mas kalo alat yang kaya power commander 3 ato motec itu ecu apa piggyback?

19. Penggemar ninja - Oktober 28, 2007

@ bengkelsepedamotor

Mau tanya, klo bawaan dari ATPM itu record nya pakai CD-R atau

CD-RW..:)), klo ibaratnya ngak bisa di tulis ulang jagi pigimane mau

updatenya..?Klaua beli EFI yang bisa tulis ulang itu brp doku

tuch..?ada kah yg jual

Klo untuk 2 tak sekarang ganti ke EFI bisa nggak bos..:)), kan sayang

bos klo di jokul..

20. wyren - Oktober 28, 2007

Berani riset injeksi 2 tak kayak scooter 2tak aprilia??? 😀

21. bengkelsepedamotor - Oktober 28, 2007

@18 Bro Begundal dan pecundang
Power commander adalah piggyback, yang bisa melakukan maping AFR dan timing pengapian.
Motec adalah ECU yang dapat diprogram sesuai dengan kebutuhan modifikasi mesin yang telah dilakukan.

Salam,
bengkelsepedamotor

22. bengkelsepedamotor - Oktober 28, 2007

@19. Bro Penggemar ninja,
ECU bawaan ATPM umumnya tabel AFR dan pengapian ditulis pada ROM (Read Only Memory ) jadi tidak dapat di up-date. Hal ini memang sengaja dilakukan supaya tujuan utama kontrol emisi gas buang dapat dilakukan.
Untuk up-date memang harus menggunakan ECU after market, sudah banyak yang jual, namun dengan kapasitas sampai 12 silinder, jadi harganya cukup mahal kalau mau digunakan untuk mesin 150 cc 1 silinder. Harga sekitar AUS$ 4000.
Mesin 2 langkah bisa pakai EFI…..

Salam.
bengkelsepedamotor

23. bengkelsepedamotor - Oktober 28, 2007

@20. Bro Wyren

Berani riset injeksi 2 tak kayak scooter 2tak aprilia???

Maksudnya riset apa ?
Kalau mau pasang EFI di mesin 2 langkah OK BISA, yakin 100%.

Detail boleh e-mail ke bengkel.motor@yahoo.co.id

Salam,
bengkelsepedamotor

24. AHM (Anti Honda Motor) is back - Oktober 29, 2007

EFI atau ECU sama gak sih kaya TRICS III di Pulsar?
intinya sama2 ngatur bukaan / pasokan fuel kan?

25. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@24 Bro AHM

Lihat tulisan https://kafemotor.wordpress.com/2007/10/24/efi-electronic-fuel-injection-pada-motor/

EFI dan ECU berbeda dan kalau dibandingkan TRICS III Pulsar juga beda, tujuan memang mengatur pasokkan BBM, tapi EFI adalah pasokkan secara digital baik BBM dan Pengapian, sedangkan PULSAR BBM masih manual (karburator), Pengapian sudah digital (CMIIW).

Salam,
bengkelsepedamotor

26. wyren - Oktober 29, 2007

@bengkelsepedamotor
scooter 2 tak aprilia itu injektornya bukan di intake… Tapi langsung masuk ke ruang bakar…. Jadi yang masuk ruang kruk-as cuma oli samping…. Keren loooo…..

27. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@26. Bro Wyren

Injector boleh pasang di ruang bakar, tidak masalah.

Aprilia mengembangkan apa yang sudah lebih dahulu digunakan untuk mobil.
Mesin diesel sudah dari awal cuma memasukkan udara ke ruang bakar.

Aprilia kedalam ruang kruk-as (crankcase) memasukkan hanya udara dan oli 2T (saya nggak pakai istilah oli samping karena belum jelas olinya ditaruh samping kiri atau samping kanan).
BBM langsung dari INJECTOR ke ruang bakar, untuk mesin 2 langkah direct injection sepedamotor Aprilia yang pertama (CMIIW).

Aprilia ECU prosesor speednya 8Hz kalau ECU aftermarket ada yang sudah pakai 32Hz.

Mau pakai 2 injector tiap silinder seperti CBR 600 juga bisa.

Tujuan utama Aprilia Direct Injection adalah untuk lolos EURO 2 dengan mesin 2 langkah.

Tapi di Asia Tenggara untuk lolos EURO2, ATPM lebih memilih beralih ke mesin 4 langkah dan sekarang mulai menggunakan EFI.

Yuk, kalau mau bikin EFI untuk mesin 2 langkah saya siap…. (bukan berani ntar dikira mau berantem… friend mode = ON)

Salam,
bengkelsepedamotor

28. wyren - Oktober 29, 2007

Hehehehe… Ngapain 2 injektor per silinder…. La wong rpm rata2 motor indonesia cuma 10.000an (catatan cc juga kecil)… Kecuali mas mau riset yang “ram air induction” kayak moge.. Boleh tu 2 injektor.. Jadi injektor kedua dihubungkan sama sensor bar’o’meter dan suhu udara masuk…. Biar yang injektor pertama kerja kayak biasa… Tapi bisa2 pakek 2 ECU ya tuh.. Ato pakek -ECU stand alone- ( nulisnya gmn sih?? Lupa gw… )

29. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@28 Bro Wyren

DUA INJECTOR ?????

Kalau di Karburator fungsi INJECTOR ke-dua seperti POWER JET, jadi pada rpm tinggi kerja MAIN JET dibantu POWER JET.

Bisa cuma pakai satu ECU koq untuk 2 injector, kalau di CBR 600 RR injector ke dua (SECONDARY INJECTOR) bekerja mulai pada 5.500 rpm dan atau bukaan throttle 50 derajat keatas.
CBR 600 RR juga cuma pakai satu ECU untuk kontrol 8 INJECTOR.

ECU Aftermarket 32Hz yang saya maksud, kalau digunakan maksimal dapat mengontrol mesin sampai 12 silinder.

Salam,
bengkelsepedamotor

30. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@28 Bro Wyren

Maaf ada yang ketinggalan contoh yang saya pakai memang CBR 600 RR mesinnya itu empat silinder jadi kalau 600 dibagi 4 hasilnya = 150 cc.

150cc pakai DUA INJECTOR……

Salam,
bengkelsepedamotor

31. wyren - Oktober 29, 2007

Heheheh, iya sih… Tapi rpm sampek 16.000 dan masing2 throtle body 34mm… 😀 , en tu mesin sebagian udah ada yang pekek material eksotis macam titanuim untuk menahan genjotan 16.000rpm..

Tapi pasti ada nanti yang pakek 2 injektor… Suatu saat nanti…

32. AHM (Anti Honda Motor) is back - Oktober 29, 2007

gak ngerti ah…
bahasa tingkat tinggi niy…

so apa bedanya jg dengan PGM-FI keluaran si AHM itu?
hayooo yg expert, monggo silahkeun dijawab nih

33. wyren - Oktober 29, 2007

Auk deh… Setau gw CBR600F4 (moge 600cc impian gw) juga pakek PGM-FI kok..

Bisa jelasin lebih lanjut bro bengkel…

34. wyren - Oktober 29, 2007

@bengkelsepedamotor
Bisa jelasin sensornya itu begimane sih… Gw gak ngarti, maklum kagak pernah liat sensor (eit…. bukan xxx ya…. ) di kendaraan injeksi…

35. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@32 Bro AHM (Anti Honda Motor) is back
@33 Bro Wyren
@34 Bro Wyren

Penjelasan tentang sensor, dan segala macam tentang EFI ada ditulisan saya yang pertama…EFI – Electronic Fuel Injection pada Motor.

https://kafemotor.wordpress.com/2007/10/24/efi-electronic-fuel-injection-pada-motor/

Salam,
bengkelsepedamotor

36. d3d3mit - Oktober 29, 2007

@ Bro benkelsepedamotor
kalo Pulsar gue dipasang EFI bisa berapaan biayanya ya?
caranya sekalian ya?

thanks

37. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@32 Bro AHM
@33 Bro Wyren
@34 Bro Wyren

Lihat tulisan saya yang pertama EFI-Electronic Fuel Injection pada Sepedamotor.
https://kafemotor.wordpress.com/2007/10/24/efi-electronic-fuel-injection-pada-motor/
Soal sensor-sensor dijelaskan semua….

Gambar (terimakasih KAWASAKI) lihat di:

Salam,
bengkelsepedamotor

38. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@36 Bro D3demit

Mau dipakainya untuk apa ?

Kalau cuma sekedar EFI pakai komponen SupraX PGM-FI (kekecilan diameter throttle bodynya).
– Throttle body 1.350.000
– Fuel Pump 950.000
– Injector 550.000
Rubah tangki, wiring harness, fuel line, mungkin sekitar 10 jutaan. Plus motor nggak kenceng….larinya.
Lebih murah beli motor yang memang sudah EFI dari lahir.

Kalau buat balap ECU saja saat ini sekitar 30jutaan, baru ECU saja. Tapi di Artikel sebelah Bro TEKHOT lagi coba buat yang lokal, November 2007 keluar yang versi pengapian (CDI) yang dapat diprogram kurva pengapiannya, trus mau lanjut buat ECU juga.

Bro D3demit tinggal dimana ? kalau di Jakarta mungkin kita bisa ketemu (Desember 2007).

Salam,
bengkelsepedamotor

39. girifumi - Oktober 29, 2007

@37
gw lebih setuju pas gathering kafemotor di Jakarta,ente kasih coaching clinic all about motor injeksi.gimana bro?

40. bengkelsepedamotor - Oktober 29, 2007

@39 Bro Girifumi
Boleh, mari kita sama-sama belajar tentang EFI saya ada di Jakarta 2-28 Desember 2007

Salam,
bengkelsepedamotor

41. girifumi - Oktober 29, 2007

@39
eh 39 mah ente sendiri…ok,bisa tuh diapprove ke ilham.
sip,jadi gak cuma kongkow gak jelas kafemotor.
tapi bisa share ilmu.gw mah gak tahu apa2…

42. BengkelSepedamotor - Oktober 29, 2007

@41 Bro Girifumi
Maksudnya ????? saya nggak ngerti

Salam,
bengkelsepedamotor

43. ilham - Oktober 29, 2007

@40. bengkelsepedamotor – Oktober 29, 2007

Ayo, panitia2 silahken dibikin acaranya hehehehehehe

44. wyren - Oktober 30, 2007

@bengkelsepedamotor
Udah baca bro.. Gpp deh.. Kapan2 aja gw bongkar2 motor injeksi untuk liat2 sensornya 😀

45. d3d3mit - November 1, 2007

38. bengkelsepedamotor
wah gue di medan bro…. but thanks atas infonya, kalo masih leler sih mending gue pikir-pikir lagi deh….

once again thanks

46. adi - November 1, 2007

om bengkel spedamotor..
dengan piggy back kan kita bisa ngerubah timing pengapian ya?
sebenerny pengaruh perubahan timing pengapian terhadap karakter mesin itu gimana ya baik tenaga / torsinya ? maksudnya gini ;
kl kita ninggiin lubang buang pada 2 tak dengan penyesuaian settingan lainnya maka torsi mesin cenderung konstan atau turun tapi rpm/power bisa lebih tinggi
sebaliknya kalo tinggi lubang buang bisa “ditambah” maka torsi mesin meningkat tapi rpm cenderung turun,
nah sebenernya pengaruh maju/mundurnya waktu pengapian thd karakter mesin itu apa? ato selama ini orang hanya ngerubah timing pengapian untuk penyesuaian kondisi sirkuit aja ato kasarnya cuma ngehindari detonasi aja deh karena ada perubahan angka kompressi yang radikal?

47. bengkelsepedamotor - November 2, 2007

@ 46 Bro Adi

Kalau piggyback yang tulisan atas hanya untuk BBM saja, tapi ada piggyback model lain yang bisa merubah pengapian +/- 10 derajat dari kondisi ECU standar.

Pengaruh pengapian terhadap TORSI:

TORSI terbesar didapat saat campuran BBM & Udara yang terbakar SEMPURNA digunakan untuk memutar crankshaft (kruk as).

Untuk mencapai hal tersebut titik pengapian (timing) harus lebih awal sebelum TMA karena diperlukan waktu untuk api menjalar dari busi, sampai pinggir permukaan piston (semua terbakar sempurna).

Waktu yang diperlukan untuk membakar sempurna berbeda-beda dikarenakan :
– Kualitas BBM, angka oktan, makin tinggi makin cepat terbakar sempurna (timing dimundurkan, mendekati TMA).
– Perbandingan Kompresi, makin tinggi makin cepat terbakar sempurna (timing dimundurkan, mendekati TMA).
– Bentuk kubah ruang bakar (squish) dan bentuk kepala piston, jika tebal lambat terbakar (timing dimajukan).
– Putaran mesin, rpm makin tinggi membutuhkan timing pengapian yang lebih awal (berlomba dengan kecepatan piston).
– Suhu lingkungan mesin beroperasi, kondisi dingin lambat terbakar (timing dimajukan).
– Beban mesin, kalau bentuk sirkuit pakai perbandingan gir berat timing harus lebih lambat.

DETONASI terjadi kalau campuran BBM & Udara sudah terbakar sempurna sebelum piston mencapai TMA.
Tenaga yang dihasilkan tidak untuk memutar crankshaft (TORSI) tapi malah menghantam conecting rod atau pada kodisi yang parah mesin dapat berputar berlawanan arah dari yang semestinya (pada mesin 2 langkah).

Untuk mengikuti kondisi RPM dan beban yang berubah-ubah (masuk tikungan, atau keluar tikungan) maka timing ikut berubah; ada kurva pengapian.

Jadi kalau Bro Adi merubah lubang buang hal tersebut menghasilkan kondisi RPM dan Kompresi berubah, maka timing pengapian juga harus digeser, supaya semua BBM & Udara yang masuk ke mesin dapat dibakar sempurna dan berubah menjadi tenaga (TORSI).

Semoga membantu,

Salam,
bengkelsepedamotor

48. bengkelsepedamotor - November 2, 2007

@45. Bro D3d3mit

EFI dari ATPM bukan untuk performance, tapi untuk efisiensi dan program langit biru.

Makanya kalau ECU aftermarket, atau Piggyback di buku instruksi pemasangan ada peringatan RACE USE ONLY.

salam,
bengkelsepedamotor

49. MUPENK BGT - November 3, 2007

Karena suatu saat semua sepedamotor akan “KEMBALI KE LAPTOP”_

50. adi - November 5, 2007

Om Bengkel speda motor
satu lagi…
– Beban mesin, kalau bentuk sirkuit pakai perbandingan gir berat timing harus lebih lambat. Kenapa ya?
Thanx om atas responnya.

51. deddy - November 5, 2007

udah masuk trend digital….

52. deddy - November 5, 2007

jaman motor digital

53. bengkelsepedamotor - November 5, 2007

@50 Bro Adi

Karena beban yang lebih berat ke mesin maka piston akan lebih lambat mencapai TMA, jadi timingnya juga diperlambat (dimundurkan) supaya tidak terjadi detonasi.

Sama-sama terimakasih juga.

Salam,
bengkelsepedamotor

54. adi - November 6, 2007

OK Logis om..

satu lagi om saya masi bingung dg sistem pengapian RX king N ninja R yg tanpa pulser/pick up koil, dia pembacaan pengapiannya gmn ya? kok busi bisa mantik api bertepatan saat piston menuju TMA padahal gak ada sensornya?

55. bengkelsepedamotor - November 6, 2007

@ Bro Adi

Pulser Coil = Gulungan/lilitan kawat saja.
Pick Up Coil = Seperti diatas tapi ada magnet permanen nya.

Tetap ada pulsernya diantara charge coil (untuk mengisi aki), coba lihat lagi pasti ada salah satu gulungan yang berbeda, saat berpotongan dengan magnet tetap akan memberi sinyal pengapian.

Jadi kalau mau geser timing digeser semua dudukan coilnya.

kalau ada fotonya boleh kirim ke bengkelsepedamotor@yahoo.com nanti saya kirim balik beserta tandanya yang mana pulser coilnya.

Salam,
bengkelsepedamotor

56. adi - November 6, 2007

saya pernah bongkar pny ninja, di situ ada dua spul:
1 spul pengapian
2 spul pengisian
pernah lepas spul pengisian aja yg tersisa cm spul pengapian dan itu hidup, nah yg bertugas membaca timing yg mana?
trus bentuk magnet itu kan bulet ya, berarti di posisi mana pun medan magnetnya pasti sama lha trus gimana dia bisa mbaca posisi kapan TMAnya?
kl pake pick up koil kan jelas medan magnet saat belum TMA dg saat TMA itu beda krn ada tonjolan magnet yg tiba2 mendekat ke pick up koil, dan perbedaan medan magnet itu menghasilkan arus listrik walopun kecil, N arus itu yg digunakan buat perintah ke Koil buat mantik busi dg sebelumnya melalui CDI terlebih dahulu.

57. asikbae - November 6, 2007

sama, motor gw rgr juga gak pake pulser..gw jg bingung yang baca timing apaan..sama kayak bro adi..hehehe…(apa got di magnet yang baca ya..??emang dah sekolah??hehehe)

58. bengkelsepedamotor - November 6, 2007

@56 Bro Adi

Magnetnya Ninja tertutup ? kalau profil magnetnya bisa dilihat dan sama semua berarti:

1. Busi menyala 2 kali sebelum TMA dan sebelum TMB.

2. Ada juga profil sama (semua bentuk sama) tapi kekuatan magnet beda, ini yang untuk sinyal pengapian, sedangkan magnet yang lain walaupun melewati spul pengapian tapi sinyal listriknya tidak cukup kuat untuk membuka gerbang pengapian pada CDI unit.

Atau ada juga bentuk magnet yang berbeda untuk pengapian seperti Piaggio ( bentuk magnet seperti dua garis – Vespa yang pakai CDI).

Salam,
bengkelsepedamotor

59. asikbae - November 6, 2007

@58 om bengkel
klo di motor ane di dalam magnetnya itu ada 4 lempengan yang disusun keliling diameter dalam..lha itu apa lagi ya om..??

60. adi - November 6, 2007

ah iya,, mungkin untuk ninja yg kemungkinan 1 kali ya, coz begitu posisinya dibalik 180 derajat tetep mesin idup N normal

61. bengkelsepedamotor - November 6, 2007

@59 Bro Asikbae
Ya itu dia yang sesungguhnya bernama magnet, yang ada empat lempeng.
Kalau yang bulat lingkaran sebetulnya itu rumahnya magnet (rotor).

Salam,
bengkelsepedamotor

62. Danny - Januari 2, 2008

Wah kapan ya Piggyback buat Vixion keluar.. tapi fiturnya yg dah bagus , nyetingnya mah paling optimal pake Dyno deh…
dah kaya mobil nih..

63. Jharro - Januari 17, 2008

Piggyback lokal kan juga ada boss. Ane pernah pake untuk mobil Timor ane & setau ane, ntu barang jg pernah di-test buat Beksi Supra sm tabloid Otomotif juga kok boss (tapi jangan tanya edisi kapan yak, ane ud lupa)

64. Swastika - Januari 24, 2008

kereeeennn…suatu saat semua motor akan berteknologi seperti ini.
gw naik c70 merah gw aja dulu yah 🙂

65. bengkelsepedamotor - Maret 20, 2008
66. iwan - Juni 10, 2008

salam kenal, saya baru tau kalau ada forum ngebahas teknologi EFI di motor lokal Indonesia. Yang saya ingin tanyakan:
1. Apakah ada piggyback untuk yamaha vi-xion? (karya dalam negeri)
2. Jika ada kira-kira berapa harganya?
3. kira-kira map sensor di vi-xion sanggup untuk terima boost gak?
sebenarnya untuk seputar fuel injection saya sudah cukup memahami, karena saya belajar dari mobil. Dan kebetulan mobil itu merek HONDA yang menurut saya system EFI-nya paling simple dibanding merek mobil yang lain.
terima kasih sebelumnya.

67. Meldison - April 9, 2009

saya pengen tanya apakah system trotel yg konfensional dapat dirubah ke efi dengan menanambah sensor taimingnya apa begitu mas pengen tahunih tambah pengetahuan kalau salah, kasih tahu yg bener okeeee

68. farizal - Desember 2, 2009

thanks ne

69. mrht - Januari 20, 2010

BAGAIMANA MENGETAHUI TOP PENGAPIAN PD MAGNET SUZUKI TRS..
W BNGUNG INI COZ KAN GAG AD TONJOLAN PICK UP COILNY.

70. Karyanto - Oktober 8, 2010

BAGUS JUGA TUH TAPI MANA SKEMANYA ?

71. teknokita - Januari 29, 2011

untuk mengetahui top pengapian pke timing light, ketahuan kpan waktu merciknya busi,,ntar tahu titiknya trus tinggal digeser derajatnya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: