jump to navigation

Memahami Bikers 250cc Agustus 21, 2011

Posted by ilham in Komparasi, Motor Baru, Sharing, Sportbike.
trackback

Saya baru saja blogwalking ke bro Taufik, lalu tertarik melihat pergerakan pasar motor bervolume mesin 250cc. Menurut data yang dilansir TMCblog dari bro Edo, penjualan CBR 250 terlihat menurun setelah beberapa bulan. Sebaliknya Ninja 250, kembali menanjak setelah drop dalam bulan-bulan pertama penjualan kompetitornya.

Saya bukan ahli ekonomi, apalagi pemasaran. Tapi tidak ada salahnya kita coba jawab pertanyaan mengapa fenomena ini terjadi.

Pertama-tama kita singkirkan dulu pertanyaan soal ketersediaan pasokan. Artinya, seandainya pasokan terus tersedia apa CBR250 tetap akan menang? Anda boleh optimis, bisa juga tidak. Oklah, mari kita bahas.

Karakteristik pengguna motor 250 cc sebenarnya dapat dilihat sebagai orang-orang yang aware dengan performa. Dalam kategori ini, maka Ninja 250 akan jauh unggul. Di negeri kita ini seri Ninja memiliki ekuitas merek yang sangat kuat. Setiap bikers ngomong soal ngebut, asosiasi orang hanya akan ke motor jambret (The Kings, RX series) dan Ninja (ZX, R series), sang raja wuzz yang sesungguhnya. Sebaliknya, meskipun Honda merupakan raja roda dua selama bertahun-tahun, orang cenderung mengasosiasikannya dengan motor murah dan dandan, namun teknologi kurang.

Mengubah persepsi ini sangat sulit, karena sudah sangat lama AHM tidak mengenalkan produk berteknologi ciamik. Kira-kira sekitar 10 tahun jeda seri NSR terakhir yang dipasarkan pabrikan ini di dealer-dealer. Wajar jika seri NSR (dan CBR yang masuk melalui IU) tidak pernah membekap alam bawah sadar pengendara roda dua sehebat dan seluas Ninja dan RX King.

Juga tidak jelas adanya loyalitas pengguna merek Honda selama ini di banding Kawasaki. Sebagai pencinta performa, pengguna Ninja (berbagai seri) tentu sangat antusias menyambut kedatangan Ninja 250. Dapat dibayangkan mereka hanya akan mengatakan naik kelas di sekolah yang sama. Bukan hanya cc, tapi juga silinder. Daya kuda juga tidak kurang-kurang banyak.  Lompatan dari 150. Gampang kan? Ini saja sudah menjadi basis yang kuat.

Bayangkan jika anda pemilik Honda, bagaimana perasaan Anda? AHM tidak bisa, misalnya, membayangkan pemilik CBR1000/600RR membeli CBR250. Tidak juga AHM bisa mengatakan ini kelajutan Tiger/New Tiger Revo, apalagi NSR. Juga sulit mengatakan ini sebagai pengembangan CBR 150 sebelumnya. Tapi Kawasaki dengan mudah mengatakan kita ingin menawarkan kepada pemilik Ninja 150R/KRR seri Ninja yang lebih besar, canggih, dan modis.

Sebenarnya Honda dari awal mendatangkan CBR 250 dengan menawarkan segudang teknologi. Katakanlah injeksi, ABS, bersama belasan patent lainnya. Namun menawarkan teknologi di bawah image lama yang relatif kurang moncer, jelas butuh strategi edukasi yang sistematis. Bukan sekedar promosi konvensional seperti ketersediaan 3S atau harga yang lebih murah.

Lalu siapa sebenarnya pengguna Ninja dan CBR250? Konsumen Ninja250 adalah bikers dengan latar belakang pengguna merek manapun sebelumnya. Tepatnya mereka-mereka yang sudah lama rindu akan teknologi, kapasitas mesin dan performa berkendara. So lebih dari sekadar para pencinta dan pemilik Ninja sebelumnya. Kedatangan Ninja 250 sebagai pelopor jelas mengisi pasar yang kosong. Sudah lama sekali terjadi stagnasi pasar dalam hal teknologi, kapasitas mesin dan performa berkendara. Ninja 250 langsung menyedot semua bikers tipe di atas. Mereka yang merupakan konsumen dengan interest terbesar kepada roda dua sebagai hoby dan memiliki kemampuan finansial untuk menyalurkannya.

Sebaliknya Honda 250 hanya dapat mematahkan dominasi Ninja 250 apabila mampu: 1) Mengalihkan konsumen pemilik Ninja 250untuk mencoba CBR250. 2) Mengambil sisa/wilayah pasar yang belum dipenetrasi Ninja 250.

Dapat dikatakan, dengan asumsi ini, bahwa lonjakan pasar CBR 250 beberapa saat lalu lebih merupakan hasil dari hype dan rasa antusias yang umumnya terjadi pasca peluncuran produk baru.  Dalam keadaan normal, pasar akan konstan dengan Ninja sebagai pemimpin dan CBR hanya sebagai follower.

Harus disadari bahwa pasar motor 250cc sebenarnya tidak besar-besar amat. Perkembangan perekonomian negeri ini di tahun-tahun mendatang banyak diprediksi sulit. Konsumen dengan penghasilan lumayan tidak akan melonjak, kalau bukan berkurang. Jika hanya mengandalkan strategi harga, kemudahan layanan, tampilan dan fitur-fitur akan sangat sulit bagi CB250 untuk mengalahkan sang juara bertahan. Seperti kata banyak orang. Memang lebih mudah merebut juara, tapi untuk mengalahkan sang raja, selalu butuh dua kali lipat upaya dan kecerdasan.

Mungkinkah nanti setelah Honda merajai motoGP, baru akan terkerek lagi? Dengan kreativitas, pastinya tidak harus menunggu momentum itu.

Sumber Grafis: http://edorusyanto.wordpress.com/2011/08/10/ninja-250-r-ngebut-cbr-250-r-ketinggalan/

Iklan

Komentar»

1. Taufik - Agustus 21, 2011

wah, diulas secara medalam sama bro ilham, thks mas bro

ilham - Agustus 21, 2011

Kewekwek, hanya corat-coret bro. Masih sempit ke bikersnya aja kali ini…

Taufik - Agustus 21, 2011

nantikan ulasan artikel ku terhadap artikel ini bro 🙂

2. ilham - Agustus 21, 2011

Siap 🙂 Tentu bro…
Btw, ane baru edit biar ga seret bacanya… Hehehe

3. Red Bikerz - Agustus 21, 2011

kalau harga CBR250 jadi 35 juta, baru bisa ngalahin Ninja250

4. Zukro - Agustus 21, 2011

Manteb kalo blogger veteran sudah di depan tuts k-board.. 🙂

5. Maxy - Agustus 21, 2011

Ijin menyimak aja bro..hehehehe

6. hndy12 - Agustus 21, 2011

cuma bisa manggut manggut

7. dwi - Agustus 21, 2011

Setuju banget…krn konsumen di kelas ini gak begitu reaktif thdp price tetapi py ekspetasi yg lebih thdp performance..

8. B M W ♣ - Agustus 21, 2011

Sip,dominasi ninja susah di patahkan

9. Juragan Warung - Agustus 21, 2011

ijin menyimak para master bloger,… salam

10. bennythegreat - Agustus 22, 2011

AHM bikin bebek aja lah..gak usah ikut2 main 250cc kalau gak mampu

sampah - Agustus 22, 2011

kok AHM yang disalahin ? AHM mah cuma jualan doang, salahin noh engineer honda knapa bikin cbr yg skarang..

kalo masalah mampu gak mampu sih liat motogp aja lah.. any question ??

jaos - Agustus 23, 2011

hei mr sampah…….itu benar kata mr benny….kalau gak mampu itu atau kalau gak serius mending ahemh tetap fokus bikin bebek aja, drpd bikin konsumen puas dgn mtr 250cc yg weaker si cb250 itu…

Aldy - Maret 18, 2012

bwt gw CBR tetap unggul kemana2, dri segi tampilan n teknologi. ninja cma menang tarikan doang tp apa teknologinya?? spedometer aja analog kalah ama satria F

11. cafebiker - Agustus 22, 2011

manteb lah..

12. wendakalubis - Agustus 22, 2011

Hmm,,, begitu toh analisis dari sudut pandang rider250 cc

13. Mengenai Kuatnya Market Ninja 250R . . . Kesimpulan Kafemotor adalah Karena Masalah First Mover « TMCBlog – Motorcycle News - Agustus 22, 2011

[…] ditanggapi pula secara mendalam pada inspirator tmcblog sendiri yakni Bro Ilham kafe motor. Dalam artikelnya bro Ilham menjabarkan secara komprehensif opini analisanya kenapa grafik Ninja […]

14. Endrix - Agustus 22, 2011

wew..analisa sang inspirator canggih bener 😀

nitip jemuran lain mas Ilham
http://www.sejutaumat.com/2011/08/22/ktm-duke-125-makin-dekat-indonesia-menunggu/

15. dweedar - Agustus 22, 2011

adalah ATPM yg lebih memprihatinkan, tidak peka, atau malah memang tidak punya planning buat menelorkan produk 250cc. YAMAHA.

kalau andai dan umpama dikeluarkan entah dalam bentuk sport murni, sport touring akan punya kans buat bikin bocor market share kedua motor dlm artikel ini. yakin saya

tapi ya..gitu deh

16. Dave - Agustus 22, 2011

Tulisan yg bagus Bro. Klo mau ngalahin ninja, jgn tanggung2, bikin yg 2 silinser juga, baru apple to apple tuh. Masalahnya, harga motor 250cc 2 silinder dr honda mau dipatok harga brapa? Lha cbr250 1 silinder dgn part material macem megapro gitu aja dah 40jt, yg menurut gw overprice. Klo honda bikin 2 silinder, lbh mahal 10 jt pun klo emang hslnya (performa,material,tampilan) lbh bgs dr ninja, gw rasa akan laris jg. Ingat, konsumen di kelas ini mostly adalah org berduit.
Klo mau ekstreem, jual aja 250cc 4 silinder, sblm kawak ngluarin type itu (isu2 sih di 2015, CMIIW).

yoyo - Agustus 25, 2011

coba bro, biar ngga dibilang asbun, beberin hpp nya cbr250 yg ente bilang overprice itu, sekaligus beberin juga ninja250 biar fair komparasinya, mana yang sesungguhnya overprice…ok ?

Aldy - Maret 18, 2012

Buat gw cbr itu ga overprice, cba ente tengok teknologinya bung, PGM FI + FITUR CBS, blom lg Honda trkenal dgn kenyamanannya, sdangkan ninja cma mentingin performa tarikan (kebut2an), dri segi teknologi dan kenyamanan cbr unggul jauh.

17. smartf41z - Agustus 22, 2011
18. gtukmawur - Agustus 22, 2011

hehehe… nostalgia 😀

19. rocky arema - Agustus 22, 2011

kalau mau pait, Cibir 250 itu sudah mendapatkan ‘CAP’ lemot, lembek, dan kurang garang…. nah susah mau merubah cap itu, meskipun sampe 3-4 tahun lagi… kecuali kalo silinder nya dua, dan bodinya dikekarin dikit… masa motor sport dikasih desain dan warna elegan? ngga nyambung lah masbroo…. sama juga; masa ferrari dikasi warna pink? ga cocok kaann??? elegan udahlah punya PCX aja… trus katanya mau nyaman berkendara, jadinya stangnya tegak, trus yoke nya tinggi, dan tangkinya dipendekin?? apa bang oonda berpikir pembeli motor sport akan membeli kenyamanan? oowww tidakkk…. mereka membeli performa dan teknologi, itu aja formulanya….kenyamanan mah ke laut aja, eh PCX aja…

Aldy - Maret 18, 2012

Klo msalah teknologi yg jelas Honda unggul kemana2 lah, ninja cma menang cylinder, spedometer aja udh kyk mtor biasa, msh analog. Cba liat byk ninja 250 yg aplikasi spedometer koso RX krna spedometer bwaan asli drasa cupu dan g terkesan garang. dri segi bodi jelas lbh semok CBR bung, ukuran ban sm pelek aja udh beda, blm lg ninja kurang nyaman aplg bwt boncenger.

20. ilham - Agustus 22, 2011

Sy belum mengulas kelebihan dan kekurangan CBR250 lho kawan2. Kalo memang kawan2 merasa perlu, sy akan tulis dalam minggu ini…

21. esumitra2008 - Agustus 22, 2011

@bro ilham,
Moncer bangets analisanya. Ane setuju bangets secara agregat mindset biker kuenceng yaa si kawak. Selain itu bodynya gak malu-2 in masih dapet parkir khusus di CITOS,,disangkanya moge padahala dibawah 400 CC kakakakak..
Nabung dulu akh, siapa tahu dapet rondonya N250 sekitar 25 an…mimpi

22. gogo - Agustus 22, 2011

mantab ulasannya.. klo buat harian katanya lebih cocok CBR.. klo niatnya gak menyaingi ninja, alias enjoy aj pasti gak jadi beban..

Aldy - Maret 18, 2012

Betul gan HONDA itu emg lbh nyaman bwt harian, tp skali lg konsumen bertype mcem2 ada yg suka kebut2an ataupun hanya sekilas gaya dan mntingin kenyamanan. klo bwt kebut2an ya plih ninja, tp klo mw knyamanan dan puas dgn teknologinya ya plih cbr. lgian mnurut gw jakarta mcet gni ga ccok bwt karakteristik mtor kebut2an.

23. asmarantaka - Agustus 22, 2011
24. technolook - Agustus 22, 2011

wahh.. saya senang skl oom ilham mau ngidupin kafemotor lagi..

25. arc - Agustus 22, 2011

Sbg penyemplak N250 n sibi250, perbedaan nyata hanyalah di top speed saja, soal model mah subjektif… Sama2 enak dikendarai n ada plus minusnya.. Intinya kembali sama pembeli.. Mau buat apa beli motor 250cc.. Thx.

26. setia1heri - Agustus 23, 2011

cuma bisa nyimak saja…
motor-motor kelas premium ini

27. azizdth - Agustus 23, 2011

ikut menyimak aja…
ga mampu beli…
tp analisanya mudah dimengerti bahkan oleh nyubi spt ane sekalipun…

28. Wong Jowo - Agustus 23, 2011

Andaikata ahm itu bisa buat motor 250cc 2 silinder racikan sendiri & gak berkiblat pada thailand melulu dari abad ke abad.
Masak ngakunya atpm kaya kok
gak bisa buat motor batangan 4 tak
yg mumpuni dgn selera orang indo.
elah dalah malah kalah ma honda
thai yg omset keuntungannya gak
ada apa2nya dibanding Indonesia.
Dah tau di indo ini pasar terbesarnya.
malan jualan bebek dari Dinasti A sampai ke dinasti Y……….!!!!
Sungguh memalukan sekali………!!!!
KAsihan orang indo yg tiap tahun hanya di suguhi produk bebek…….
Produk batangannya pun jadul & operpress……..!!!!

29. karis - Agustus 26, 2011

dalam sangat analisanya…two thumbs up

30. mimpibasah - September 11, 2011

Sayang banget jalan raya di Indonesia dibilang masih tidak memadai, bahkan untuk motor berkapasitas 250cc… Gak bisa gass poll…

31. dek anha - Januari 27, 2012

mohon untuk harga yamaha r4 mnjadi 50jt saja

32. dek anha - Januari 27, 2012

mohon untuk yamaha r4 harga nya mulai dari25 jt

33. Aldy - Maret 18, 2012

Jika dibilang AHM kurang mengedepankan teknologi anda salah besar, lihat saja tenologi PGM FI pd skutik Honda terbaru, dan CBR 250R nya, blum lg teknologi CBS, klo msalah teknologi honda jauh diatas segalanya, klo msalah performa lain lg, karakteristik cbr dan ninja 250 pd dsarnya berbeda, ninja dgn 2 cylinder segaris, sdangkan cbr hanya 1 cylinder, jelas performa tarikannya juga beda.

34. rifqi - Februari 11, 2013

Wah… Rame banget. Klo blh usul, jgn diperdebatin. Syukur2 punya ke 2 nya. Bisa ngebut, bs nyaman. Dah pada nyoba kawasaki kz 250 blm? Bs dpt ke 2 2 nya tuh..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: