jump to navigation

Jelang MotoGP Phillip Island, Damian Cudlin who? Oktober 9, 2011

Posted by ilham in Balap, Sharing, Sportbike.
trackback

Well well well, jika ada manusia paling hot dalam 3 pekan ini di MotoGP, mungkin Damian Cudlin-lah orangnya. Setelah debut di Motegi, doi kemudian kembali ditawari untuk mengikuti balapan di seri Phillip Island akhir pekan nanti. Kali ini Damian akan menggantikan Hector Barbera yang menurut kabar urusan urut-pijatnya masih belum kelar-kelar juga.  :p

Mungkin  ada yang bertanya-tanya, siapa sih Damian ini? Kok sampai bisa dapat tawaran di kelas paling bergensi balap prototype. Pasti ada sesuatu bgt ya…. Kekekeke.

Anda tidak usah kecil hati jika punya pertanyaan serupa. Wong, Damian sendiri ga kalah terkejut dan penuh tanya. Bayangkan doi sedang dalam perjalanan menuju Munich saat mendapat telpon dari tim Pramac. Damian ini baru aja berjibaku di balapan Endurance World Championship dan the classic Le Mans 24 hours. Ga tanggung-tanggung Sito Pons sendiri yang menawari jok Ducati Desmo menggantikan Capirossi yang lagi ngeri ngaspal di putaran Motegi.

This is a fabulous opportunity for me, I honestly can’t believe it.  A week ago I made my debut in MotoGP and that was already a shock. I am really happy, I consider myself a very lucky person and I want to make the most of every single minute of this opportunity. Cudlin sebagaimana dikutip Crash.net

Singkat cerita berlagalah Damian untuk pertama kalinya di MotoGP bersama para pembalap berpengalaman dan sejumlah alien🙂. Balapan tak berlangsung mulus, Damian harus mengaspal pas di pertengahan balap. Namun keberuntungan tak hilang begitu saja dan this raise our elbow. Mengapa Damian dan bagaimana ia memperolehnya.

Selain akan balapan di negeri sendiri (which is merupakan menjadi keunggulan tersendiri), saya akan share beberapa fakta yang saya ketahui tentang pembalap yang juga punya sebutan Guilty Damo ini.

Pertama, Damian sebenarnya punya hubungan mesra dengan Sito Pons . Sito adalah pengagum Damian saat pembalap Aussie ini menjajal tim Kalex – Sito Pons di Moto 2. Meskipun juga hanya pembalap pengganti di Moto 2 pada 2010, Damian tidak menyia-nyiakan kesempatan saat itu. Menggantikan Axel, anak Sito yang cedera, Damo mampu memberi posisi 7 dalam balap perdananya di kelas ini. Padahal ia harus start dari posisi 22 saat balapan di GP Sachsenring, Jerman.

Kedua,  Damian termasuk pebalap yang memiliki kemampuan pengembangan. Ia pernah ikut official IRTA test di Aragon, Spanyol dan tim Kalex sangat terbantu dengan input yang ia berikan. Bahkan sebuah majalah motor dari Inggris pernah menulis panjang tentang kemampuannya ini. (sorry brader, lom sempet nyari di majalah edisi yg mana :p). Sebagai ilustrasi saja, seringkali setting motornya dipijam oleh pembalap resmi tim dan terbukti dapat meningkatkan performa pembalap-pembalap tersebut.

Ketiga, paddock MotoGP sangat mengapresiasi progres Daimian saat balapan di Motegi. Tidak banyak pembalap yang bisa memotong lap timenya lebih dari separuh secara konsisten. Dari  6 detik perbedaan dengan pembalap tercepat hingga hanya 2.7 detik saat balapan. Dan jangan lupa, ini balapan pertama Damian di sirkuit ini, di kelas MotoGP pula. Aiihhhhhh

Terakhir, Damian adalah Aussie gila yang superfast. Layaknya banyak pembalap Australia, Damian terlatih membalap dengan optimalisasi. Tidak peduli motor apa, doi cepat beradatasi dan melaju kencang begitu saja. Ini semakin jelas saja dengan fakta bahwa di bulan ini saja, Damo salah satu pemuncak kelasmen balap Production Superbike bersama BMW di IDM Jerman. Juga top rider dalam balapan Endurance Superbike bersama tim BMM. Lalu balapan bersama Ducati Desmosedici bersama Pramac Racing di MotoGP.

Well-well-well, bayangkan seorang pembalap harus beradaptasi dengan berbagai seri balap, berbagai kelas dan perbedaan teknis balapan. Belum lagi bekerjasama dengan tim dan ejiner dengan berbagai kultur dan bahasa. So tawaran balap di MotoGP bisa saja oleg sebagian orang disebut keberuntungan (termasuk oleh Damian sendiri), tapi sebenarnya bakat, performa dan kontribusinya memang patut diacungin jempol.

So Damian Cudlin, any question?

Komentar»

1. beruang kutub - Oktober 9, 2011

Pertamax…!!! Mahal…!!!

2. Zulkarnain d.h. Adul - Oktober 9, 2011

Siapa tahu si Damo akan menggantikan Rossi … di Ducati musim balap akan datang.

ilham - Oktober 9, 2011

Bahaya bahaya ini…. Hehehe,
td Cudlin titip pesen agar didoakan bisa finish dulu di Philip Island😀 kekekekekekek

3. B M W ♣ - Oktober 9, 2011

Keren

4. win - Oktober 10, 2011

wah kesempatan lg nih si damo
diphillip island sepertinya patut diperhitungkan

5. Lekdjie - Oktober 10, 2011

Kate mbah dukun siy,ducati lebih sip dipake orang oztrali,contoh bayliss,stoner

6. keong64 - Oktober 12, 2011

.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: